Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Peringati World Cleanup Day, Mahasiswa UMRAH Bersih-bersih Pantai di Bintan

Memperingati World Cleanup Day 2022, mahasiswa Umrah Tanjungpinang menggelar aksi bersih-bersih pantai di Desa Pengudang, Bintan.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
BEM KM UMRAH
Mahasiswa foto bersama usai melaksanakan aksi bersih-bersih pantai di kawasan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (27/9/2022).   

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Mahasiswa di Tanjungpinang dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM UMRAH melakukan aksi bersih-bersih pantai di kawasan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (27/9/2022). 

Aksi menjaga lingkungan tersebut dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2022.

Wakil Presiden Mahasiswa UMRAH, Jhon Wesly Lbn Tobing menyampaikan, aksi bersih-bersih dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, bekerjasama dengan Forum Lingkungan Hidup Nasional dan beberapa BEM Universitas Seluruh Indonesia.

"WCD dilakukan untuk menegaskan bahwasanya salah satu konsep Maritim adalah menjaga Lingkungan," sebutnya. 

Aksi itu juga momentum menghidupkan animo dari berbagai ormawa kampus, dan kepedulian Mahasiswa dalam membersihkan bumi dari sampah. 

"Ada dari berbagai organisasi juga turun aksi. Seperti Mahasiswa dari Pecinta Alam, dan Maritim Diving Club," ujarnya. 

Agenda tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah dan menumbuhkan rasa cinta pada bumi dan keberlanjutannya. 

Jhon Wesly Mengatakan, tidak hanya sekedar membersihkan sampah saja.

Baca juga: Terekam CCTv, Seorang Pria di Tanjungpinang Curi Uang di Mesin Kasir Butik

Nantinya belajar untuk mengetahui bagaimana mengolah sampah. 

"Jadi kami sama-sama mengetahui bagaimana pengumpulan dan pengelolaan sampah, dan ke depannya bisa menjadi rujukan bagi masyarakat sekitar," sebutnya. 

Ia berharap, agenda bersih-bersih tersebut dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya memilah sampah di rumah. 

"Jadi target dari kegiatan bersih-bersih bersama itu, bukan membersihkan bumi serempak dalam satu hari, tetapi memberikan edukasi pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Dengan menjaga keseimbangan alam, masyarakat akan diberikan keleluasaan dalam bergerak atau beraktivitas sehari-hari," harapnya. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra) 

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved