Breaking News:

DISKOMINFO KEPRI

Gubernur Kepulauan Riau Sampaikan Nota Keuangan APBD Perubahan 2022

Gubernur Kepri mengungkap kondisi keuangan Pemprov Kepri pada perubahan APBD tahun anggaran 2022 kepada DPRD Kepri melalui rapat paripurna.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Biro Adpim Pemprov Kepri
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad saat menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Provinsi Tahun Anggaran 2022 kepada Pimpinan DPRD Provinsi dalam paripurna di Ruang Rapat Sidang Utama - Balairung Raja Khalid, Dompak, Tanjungpinang, Senin (19/9/2022). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Provinsi Tahun Anggaran 2022.

Hal itu disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam rapat Paripurna DPRD Provinsi di Ruang Rapat Sidang Utama - Balairung Raja Khalid, Dompak, Tanjungpinang, Senin (19/9/2022).

Rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Kepri ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak didampingi Wakil Ketua II Raden Hari Tjahyono dan Wakil Ketua III Tengku Afrizal Dahlan.

Pada Ranperda APBD-P 2022 yang disampaikan Gubernur Ansar, Perubahan APBD Plafon APBD Provinsi Kepri 2022 semula sebesar Rp 3,480 triliun mengalami kenaikan sebesar Rp 134,935 miliar menjadi Rp 3,615 triliun.

Kemudian Belanja Daerah pada APBD 2022 sebesar Rp 3,870 triliun, pada Perubahan APBD mengalami kenaikan sebesar Rp 77,537 miliar menjadi Rp 3,947 triliun.

Baca juga: Gubernur Kepri Senam Bareng Warga Tiban Indah Batam, Bocorkan Rencana Bangun 4 Sekolah

Selanjutnya dalam penyusunan rancangan APBD 2022, estimasi pembiayaan daerah Provinsi Kepri 2022 direncanakan sebesar Rp 390 miliar, yang merupakan penerimaan SiLPA dari tahun anggaran sebelumnya dan Pinjaman Daerah PT. SMI.

Pada Perubahan APBD 2022, mengalami penurunan sebesar Rp 57,398 miliar menjadi Rp 332,601 miliar.

"Hal tersebut akibat adanya penyesuaian SILPA berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2022 serta penyesuaian Pinjaman Daerah yang bersumber dari PT. SMI" ungkap Gubernur Ansar.

Pada kesempatan itu Gubernur Ansar menyampaikan beberapa hal yang menjadi dasar atas perubahan dalam struktur APBD Provinsi Kepri T.A 2022.

Di antaranya adalah adanya perubahan prognosis pendapatan dan penerimaan pembiayaan baik berupa SiLPA maupun Pinjaman Daerah serta adanya beberapa belanja wajib yang harus dianggarkan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2022.

Baca juga: Wakil Gubernur Kepri Pimpin Apel Perdana, Beri Dispensasi Pegawai: Boleh WFH

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved