Breaking News:

bright PLN Batam

bright PLN Batam Bangun Jaringan Listrik Dalam Tanah, Dukung Estetika Kota

bright PLN Batam mengungkap jika penerapan jaringan listrik dalam tanah sudah mulai diterapkan pada wilayah kota Batam, Provinsi Kepri.

TribunBatam.id/Dok. bright PLN Batam
Pembangkit listrik milik bright PLN Batam. broght PLN Batam mulai menerapkan sistem jaringan listrik dalam tanah untuk mendukung estetika kota. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - bright PLN Batam mulai menerapkan jaringan under ground Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) di dalam tanah untuk distribusi listrik ke pelanggan.

Vice Presiden Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean mengatakan, pembangunan jaringan listrik bawah tanah untuk pelanggan ini sudah mulai diterapkan pada sejumlah wilayah di pusat kota.

Sementara, masih ada lima persenjaringan kabel bright PLN Batam yang belum berada di bawah tanah umumnya berlokasi di luar pusat kota Batam.

Seperti pada daerah Tanjung Piayu, Piayu Laut, Batuaji yang masih ada sebagian terlihat kabel jaringan listrik.

Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) merupakan jaringan kabel yang ditanam dalam tanah yang didesain sedemikian rupa sehingga mengurangi dampak terhadap berbagai kemungkinan gangguan di dalam tanah.

Baca juga: bright PLN Batam Rambah Bisnis Internet, Pastikan Listrik Aman Internet Lancar

Dengan penerapan ini, jaringan kabel listrik PLN tidak terlihat semrawut di sisi kanan dan kiri jalan yang mengganggu estetika kota.

Sekaligus membedakan Kota Batam dengan kota lain di Indonesia.

"Jaringan listrik PLN Batam yang Saluran Kabel Tegangan Menengah ada 1678,48 kms atau ini setara dengan 95 persen jaringannya sudah menggunakan kabel bawah tanah," ujar Vice President Public Relation PT PLN Batam Bukti Panggabean kepada wartawan seperti diberitakan Tribunnews.com, Selasa (20/09/2022).

Dia mengatakan, pengembangan kabel listrik bawah tanah ini akan terus dikembangkan dalam upaya mendukung Pemerintah dalam merapikan kota sendiri sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

"Pembangunan jaringan bawah tanah ini tidak dapat langsung dilakukan sekaligus. Namun dilakukan secara bertahap dan implementasinya sudah dilaksanakan sejak tahun 1993 hingga sekarang," ujar Bukti.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved