Breaking News:

DISKOMINFO NATUNA

Bupati Natuna Hadiri Rakor Penanganan Inflasi dengan Kepala Daerah se Kepri

Rakor yang dihadiri Bupati Natuna Wan Siswandi dengan kepala daerah se-Kepri ini digelar di Karimun, Senin (19/9). Rakor itu bahas penanganan inflasi

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
Dok. Diskominfo Natuna untuk Tribun Batam
Bupati Natuna Wan Siswandi menghadiri acara Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kota se-Provinsi Kepulauan Riau, di ruang rapat Cempaka Putih, Rumah Dinas Bupati Karimun, Senin (19/9/2022) 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Bupati Natuna Wan Siswandi menghadiri acara Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kota se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di ruang rapat Cempaka Putih, Rumah Dinas Bupati Karimun, Senin (19/9/2022).

Rakor yang diikuti seluruh Bupati dan Wali kota se-Provinsi Kepri dipimpin oleh Asisten Pemerintah dan Kesra Pemprov Kepri, Heri Mokhrizal.

Rakor itu membahas terkait penanganan inflasi yang terjadi di Kepri.

"Saya meminta bupati dan wali kota untuk memperhatikan produk pangan strategis yang sensitif terjadinya inflasi seperti cabai, bawang merah dan lain-lain, dan segera mengambil langkah-langkah strategis," kata Heri Mokhrizal.

Pada kesempatan itu, Heri juga mengingatkan agar Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota untuk menyalurkan DAK dan dana pembantu, Dana Desa yang mendapat hambatan segera harus diselesaikan.

"Selain itu mengenai penyaluran DAK, dana pembantu dan Dana Desa yang masih terhambat harus segera kita cari solusinya agar masalah ini segera terselesaikan," ucapnya.

Baca juga: HUT Natuna 2022, Wabup Rodhial Ikut Nonton Open Tournament Voli di Pantai Piwang

Selain itu masalah bantuan sosial 2 persen dari Dana Transfer Umum sebagaimana amanat PMK Nomor 134/PMK.07/2022 juga dibahas.

"Agar benar-benar dilaksanakan dalam 3 bulan ini, dan khusus Natuna 2 persen," ucapnya.

Asisten Pemerintah dan Kesra Pemprov Kepri itu juga menyampaikan penambahan bulan imunisasi dan melakukan perhatian masalah percepatan digitalisasi keuangan.

"Kita akan melakukan penambahan bulan Imunisasi sampai akhir bulan September agar betul-betul dilaksanakan bupati dan wali kota mengingat masih ada beberapa Kabupaten Kota yang belum 100 persen," ucap Heri.

"Hingga saat ini Natuna sudah 94 persen. Selain itu masalah percepatan digitalisasi keuangan agar menjadi perhatian Kepala Daerah bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah jTP2DD)," jelasnya.

Baca juga: Polres Natuna Beri Bantuan Sembako ke Nelayan yang Terdampak Kenaikan Harga BBM

Di akhir rapat, Heri Mokhrizal selaku pimpinan rapat menyampaikan terkait penggunaan produk dalam negeri arahan gubernur, agar diperhatikan. Karena penyerapan anggaran terkait belanja penggunaan produk dalam negeri dipercepat dengan mendorong Katalog Lokal.

"Semua belanja daerah menggunakan katalog lokal, bupati dan wali kota harus mendorong UMKM dan usaha lokal mendaftar pada UKPBJ untuk menjadi vendor di katalog lokal," tutupnya. (*/Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved