Breaking News:

BERITA VIRAL

Malaysia Tegaskan Kabar Kapal Bawa PMI Ilegal Karam di Negeri Jiran Hoaks

Otoritas Malaysia mengabarkan ke Basarnas Tanjungpinang jika kabar kapal angkut PMI ilegal yang karam di perairan negeri jiran itu hoaks.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Tim SAR saat melipat kantong jenazah sesudah operasi SAR di perairan Pulau Putri Nongsa Batam, Rabu (22/6/2022). Basarnas Tanjungpinang mendapat laporan dari MRSC Johor Bahru Malaysia yang memastikan informasi kapal yang membawa PMI ilegal karam di perairan negeri jiran hoaks. Foto ilustrasi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Basarnas Tanjungpinang memastikan informasi kapal pengangkut 10 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang dikabarkan karam di perairan Malaysia hoaks alias palsu.

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi melalui humas Ardila Azizi memastikan informasi hoaks kapal pengangkut PMI ilegal yang karam setelah pencarian yang dilakukan oleh Maritime Rescue Sub Centre (MRSC) Johor Bahru Malaysia.

Kata dia, Maritime Rescue Sub Centre (MRSC) Johor Bahru Malaysia telah melakukan upaya pencarian hingga operasi yang diberi nama CARILAMAT telah ditamatkan oleh MRSC.

Dihentikannya operasi itu, kata Ardila lebih lanjut menerangkan karena sepanjang pencarian dilaksanakan, tiada informasi petunjuk berkaitan korban.

Pihak MRSC Malaysia telah menghubungi pihak yang membuat laporan atas nama pengadu Junaidi namun tak ada respon.

Baca juga: Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal Ditangkap di Batam,  Bermula dari Laporan Keluarga Korban

Namun setelah dilakukan rangkaian operasi pencarian dan melihat tak ada tanda tanda kejadian maka MSRC Malaysia menganggap laporan tersebut palsu.

“Info terbaru pencarian dihentikan oleh MRCC Malaysia, karena diduga laporan palsu,” ujar Kepala Basarnas Tanjungpinang melalui humas Basarnas Tanjungpinang, Ardila Azizi, Selasa (20/9/2022) sore.

Sebelumnya tersiar kabar sebuah kapal pengangkut PMI ilegal karam di perairan Batu Putih Malaysia pada Senin (19/9) kemarin.

Kapal itu karam saat hendak pulang ke Indonesia melalui Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Kabar tersebut juga telah ramai dalam pemberitaan di Negeri Jiran Malaysia.

Baca juga: Sambil Bagikan Beras, Polsek KKP Batam Ingatkan Bahaya Terlibat Sindikat PMI Ilegal

Karamnya kapal itu berawal dari laporan emergency call yang diterima Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) dari salah seorang diduga penumpang kapal, Junaidi.(TRIBUNBATAM.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved