Breaking News:

BATAM TERKINI

JAWABAN Sekda Batam Soal Perbaikan Jalan Rusak Berstatus Jalan Provinsi di Batam

Pemprov Kepri dikabarkan akan menyerahkan jalan berstatus jalan Provinsi ke Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Apa kata Sekda Batam?

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Kondisi jalan provinsi di Kecamatan Batam Kota tergenang air sesudah hujan, Kamis (25/8/2022). Pemprov Kepri dikabarkan akan menyerahkan jalan berstatus jalan Provinsi ke Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Provinsi Kepri berencana menyerahkan seluruh aset jalan di Batam ke Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Alasannya, menurut Gubernur Kepri, Ansar Ahmad langkah ini dikarenakan anggaran yang mereka miliki tak cukup untuk memperbaiki beberapa aset jalan yang rusak di Kota Batam.

Sehingga, pihaknya pun memilih untuk melimpahkan aset tersebut ke pemerintah daerah setempat.

Apalagi Batam memiliki anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) cukup besar dibandingkan Provinsi Kepri.

"APBD Kepri cuma Rp 3,7 triliun dan itu harus dibagi ke tujuh kabupaten/kota. Itu kurang, sementara anggaran Batam mencapai Rp 6 triliun per tahun," ujar Ansar kepada awak media akhir Agustus 2022 lalu.

Merespons ini, Sekretaris Daerah Batam, Jefridin Hamid, tak ingin terlalu banyak komentar.

Baca juga: Warga Sekupang Batam Rela Antre Sejak Pagi di Kantor Pos Demi Dapat BLT BBM

Menurutnya, persoalan jalan menjadi kebijakan tersendiri dari Kepala Daerah.

"Kalau sudah menjadi kebijakan Walikota Batam, tentu akan kami laksanakan [pembangunan dan perbaikan]. Persoalannya, tergantung anggaran juga. Karena di Batam, status jalan itu banyak. Ada jalan nasional, provinsi, dan kota," ujarnya saat diwawancarai Tribun Batam usai membuka Liga Batam 2022, Minggu (19/9/2022) lalu.

Jefridin mengaku tak ingin mendahului kebijakan dari Walikota Batam. Sebab, pembangunan dan perbaikan jalan memiliki aturan main sendiri.

"Saya hanya sebagai pembantu Walikota Batam untuk melaksanakan kebijakannya. Yang jelas, ada ketentuan. Apa yang terjadi saat ini, kalau ada jalan di Batam yang rusak, tentu kita kerjakan. Tergantung anggaran, kalau ada dan sudah disepakati bersama, akan kita kerjakan. Ini tergantung kebijakan kepala daerah lagi," pungkasnya.

Untuk diketahui, banyak masyarakat beranggapan jika pembangunan serta perbaikan jalan milik provinsi cenderung lambat untuk direspons oleh pemerintah terkait. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved