Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Pengelola Homestay di Tanjungpinang Dapat Pelatihan Tata Kelola Pemasaran Destinasi Wisata

80 pengelola homestay dan tempat wisata di Tanjungpinang dapat pelatihan tata kelola pemasaran destinasi wisata dari Disbudpar selama 2 hari

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Wali Kota Tanjungpinang Rahma foto bersama dengan pengelola tempat wisata dan homestay di Tanjungpinang yang menjadi peserta pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, baru-baru ini 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pengelola tempat wisata dan homestay di Kota Tanjungpinang diberi pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tanjungpinang.

Sebanyak 80 peserta dari pengelola tempat wisata dan homestay mengikuti pelatihan tersebut.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 20 - 21 September 2022. Pesertanya terdiri dari pengelola daya tarik wisata, pokdarwis, dan dari masyarakat yang memiliki dan sedang merintis usaha home stay.

Pengelolaan homestay atau pondok wisata ini dinilai penting dipelajari oleh pelaku pariwisata. Di antaranya terkait kebersihan tempat.

"Kebersihan itu yang paling utama, karena dengan homestay yang bersih akan membuat tamu nyaman, hingga tamu bisa berkelanjutan untuk menginap. Kita berharap pemilik homestay bisa membuat tamu yang datang itu bisa balik lagi," ujar Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, Rabu (21/9/2022).

Selain itu menurut Rahma, homestay juga harus menonjolkan kebudayaan Melayu. Ia yakin hal itu bisa menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

Baca juga: Lewat Waktu, Polisi Bubarkan Aksi Pencari Suaka Asal Afghanistan di Tanjungpinang

"Kalau ciri khasnya saya yakin yang pertama harus menonjolkan budaya Melayu. Salah satunya seperti kelambu. Seperti yang kita bisa lihat saat berkunjung ke makam Engku Putri terpasang kelambu kerajaan. Saya yakin jika mampu menghadirkan suasana yang berkaitan dengan ciri khas Melayu itu lebih mantap lagi," terangnya.

Lewat pelatihan ini diharapkan agar pengelola pariwisata bisa lebih mengembangkan tempat penginapan atau homestay miliknya. Sehingga bisa mendatangkan wisatawan dari luar ke Tanjungpinang .

"Semoga ini menjadi yang terbaik untuk kita semua, khususnya bagi pengelolaan usaha homestay destinasi wisata yang di Tanjungpinang," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Tanjungpinang Meitya Yulianti menyampaikan, tujuan diadakan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan motivasi, dan kemampuan para pengelola daya tarik wisata, desa wisata, dan destinasi pariwisata lainnya dalam melakukan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata.

Baca juga: Polisi Patroli SPBU di Tanjungpinang Pasca Harga BBM Naik

“Pelatihan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi pengelola usaha home stay atau pondok wisata agar lebih profesional dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan,” kata Meitya. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved