Breaking News:

DISKOMINFO KEPRI

Laksanakan Instruksi Presiden, Pemprov Kepri Segera Salurkan Dana BLT Subsidi BBM 

Bantalan sosial akan disalurkan Pemprov Kepri berbentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu untuk setiap keluarga yang terdata dalam DTKS

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
TribunBatam.id/Biro Adpim Pemprov Kepri
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan bantalan sosial yang akan disalurkan sebagai upaya pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat pasca penyesuaian harga BBM. 

Jumlah yang terbesar ada di kota Batam dengan jumlah 16.678. Sementara kabupaten dan kota lain, yaitu Kota Tanjungpinang berjumlah 2.550.

Dan untuk Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Kepulauan Anambas berjumlah sama yaitu 1.670. 

Alokasi anggaran BLT dari Pemprov Kepri memang tercatat paling besar dialokasikan untuk kota Batam.

Pemprov Kepri memberikan bantuan untuk kota Batam lebih Rp5 miliar, sementara untuk kabupaten dan kota lain seperti Kota Tanjungpinang menerima Rp765 juta.

Adapun untuk Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Kepulauan Anambas menerima alokasi yang sama yaitu sebesar Rp 501 juta. 

Pemberian BLT ini juga sebagai bentuk keseriusan Gubernur Ansar dalam membantu masyarakat terdata tidak mampu di Provinsi Kepri dalam melindungi daya beli mereka.

Adanya BLT dari Pemprov Kepri diyakini damat meringankan beban masyarakat untuk menjangkau kebutuhan sehari-hari. 

"Yang paling penting saya berpesan gunakan BLT itu untuk kebutuhan rumah tangga yang memang sangat dibutuhkan, jangan digunakan untuk hal-hal bukan kebutuhan primer,” tegas Gubernur Ansar. 

Tidak hanya BLT untuk masyarakat tidak mampu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga mengalokasikan BLT untuk nelayan dengan anggaran sebesar Rp 2,717 miliar.

Sehingga total anggaran yang digelontorkan Pemprov Kepri untuk BLT adalah sebesar Rp 10,990 miliar. 

Adapun rincian anggaran yang diberikan untuk BLT nelayan yaitu Kota Batam Rp216 juta, Kota Tanjungpinang Rp114 juta, Kabupaten Lingga Rp765,9 juta, Kabupaten Natuna Rp487,5 juta, Kabupaten Karimun Rp300 juta, Kabupaten Bintan Rp615juta, dan Kabupaten Kepulauan Anambas Rp219 juta. 

Sebanyak 9.058 nelayan di Kepri juga masing-masing akan menerima BLT sebesar Rp300 ribu.

Dengan jumlah nelayan terbesar ada di Kabupaten Lingga yang berjumlah 2.553 nelayan dan Kabupaten Bintan berjumlah 2.050 nelayan.

Sementara kota Batam berjumlah 720 nelayan, Kota Tanjungpinang 380 nelayan, Kabupaten Natuna 1.625 nelayan, Kabupaten Karimun 1.000 nelayan, dan Kabupaten Kepulauan Anambas berjumlah 1.670 nelayan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved