Breaking News:

RABUKUSTIK

Rabukustik Tribun Batam, Kapolresta Barelang Tak Ingin Preman dan Begal Ada di Batam

Rabukustik Tribun Batam Batam bersama Polresta Barelang kombes Pol Nugroho Tri. Disana Nugroho menjelaskan tentang Kamtibmas dan kepatuhan berlalu lin

Editor: Eko Setiawan
Istimewa
kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto saat menjadi nara sumber di program Rabu Kustik Tribun Batam di lobi Polresta Barelang 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kegiatan Rabuskustik Tribun Batam kali ini digelar cukup berbeda dari edisi sebelumnya.

Sebab yang menjadi narasumber adalah Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri dan Kasat Lantas Polresta Barelang AKP Cut Amalia. 

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto sebut kasus yang paling menonjol selama sembilan bulan menjabat sebagai Kapolresta Barelang adalah kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) Narkoba, Premanisme dan Begal.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi nara sumber di program Rabu Kustik Tribun Batam edisi ke 16, Rabu (21/9/2022).

"Khusus untuk premanisme dan begal. Merupakan atensi saya," kata Nugroho.

Bahkan ia secara tegas mengatakan dirinya ingin membersihkan premanisme dan begal di Kota Batam ini.

"Saya tidak ingin preman dan begal ada di Batam. Ketika masih ada kami akan tindak tegas sesuai dengan peraturan yang ada," tegasnya.

Nugroho secara gamblang memerintahkan Kasat Reskrim serta para Kapolsek ketika menemukan kejahatan tersebut maka, wajib menindaklanjuti secara tegas dan terukur.

Seperti contoh baru-baru ini pihaknya mampu mengungkapkan kasus begal yang menimpa anak dibawah umur di Kampung Utama Atas, Lubukbaja Batam.

Termasuk kasus Holywings Batam dimana dibeberapa tempat ditutup namun pihaknya tetap menjaga iklim investasi di Batam tetap aman dan kondusif dan tetap buka hingga hari ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved