Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Bea Cukai Bongkar Jaringan Rokok Merek Luffman di Batam, Sita Kapal Rp 20,5 M

Kapal senilai Rp 20,5 M oleh Bea Cukai di Batam ini tak hanya mengangkut rokok merek Luffman saja. Tapi juga motor sport dan aneka barang elektronik.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Kepala Subdirektorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Dirjen Bea dan Cukai Winarko D.S di tempat pembuatan kapal di Tanjunguncang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (23/9/2022). Lokasi ini terdapat kapal yang ditaksir senilai Rp 20,5 miliar dari hasil penjualan rokok merek Luffman di Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bea Cukai membongkar jaringan rokok merek Luffman di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Bea Cukai bahkan menemukan fakta mencengangkan dari pengungkapan jaringan rokok merek Luffman dari Kota Batam ini.

Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Dirjen Bea dan Cukai, Winarko D.S bahkan menyebut, jaringan rokok merek Luffman ini bermarkas di Kota Batam.

Hingga beredar ke sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Pulau Sumatra.

Dua perusahaan yang terlibat dalam peredaran rokok merek Luffman ini.

Baca juga: Puluhan Juta Batang Rokok Luffman Impor Ilegal Diamankan Bea Cukai di Kepri

Hal itu disampaikannya saat meninjau secara langsung tempat pembuatan kapal di Tanjunguncang, Batam Jumat (23/9/2022).

"Dua perusahaan yang terlibat adalah PT. J dan PT. B. Perusahaan tersebut hanya untuk cangkangnya saja," kata Winarno

Ia mengungkap jika perusahaan tersebut tidak terdaftar setelah berkoordinasi dengan pihak pajak.

Setelah dicek, tidak ada kegiatan yang bergerak dalam bidang itu dari dua perusahaan ini.

Di tempat yang sama ia membeberkan bahwasanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang terungkap ini potensi kerugian pendapatan negara mencapai Rp 1 triliun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved