Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Curhat Istri eks Walpri Gubernur Kepri Sejak Suami Terjerat Kasus Narkoba

Istri eks Walpri Gubernur Kepri, Lola Fauziah menceritakan bagaimana ia terpaksa berbohong ke anaknya ketika menanyakan keberadaan ayahnya

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Lola Fauziah, istri Andrica Ricora Ginting Munthe, mantan Walpri Gubernur Kepri (tengah; jilbab) saat konferensi pers didampingi kuasa hukum suaminya di Batam, Jumat (23/9/2022). 

Senada dengan Lola Fauziah, kuasa hukum klien, Ismail, mengklaim jika Andrica seolah menjadi kambing hitam atas kasus ini.

Bahkan, pihaknya pun tak segan-segan untuk mengirimkan surat kepada Polda Kepri hingga Divisi Propam Polri agar dapat mengusut tuntas kasus ini.

"Bahwasanya, barang tersebut yang pertama kali jumpa adalah saudara Helmi dan Syamsir Ode. Dalam fakta persidangan pun mereka mengakui. Yang menjadi pertanyaan kami, kenapa tidak melapor kepada pihak yang berwajib? Malah memberikan ke terdakwa lain yakni Maskum yang bukan anggota Polri. Ini ada apa?," tanyanya.

Menurut Ismail, tindakan keduanya pun telah melanggar ketentuan Pasal 131 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi 'Setiap orang yang mengetahui terjadinya tindak pidana narkotika wajib melaporkannya kepada pihak yang berwajib' sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Baca juga: Oknum Polisi Pengawal Pribadi Gubernur Tersandung Narkoba Melawan, Ungkap Asal Sabu-sabu

Oleh karenanya, Ismail meminta agar Polda Kepri dapat mengusut tuntas asal kepemilikan barang berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 5.172,11 gram itu.

Pasalnya, lanjut Ismail, barang haram itu diserahkan oleh Helmi dan Syamsir Ode kepada Maskum (terdakwa lainnya).

Lalu, Maskum memberitahu kepada Andrica perihal barang tersebut untuk diproses ke pihak berwajib.

"Klien saya sebatas mengetahui dan berniat untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian. Bagi dia, hal ini bisa menjadi reward untuk dia melanjutkan sekolah perwira. Tapi malah ditangkap dan sekarang jadi terdakwa. Yang menjadi keberatan kami, barang yang dititipkan sama klien kami, malah membuatnya jadi tersangka," paparnya lagi.

Pihaknya mengaku juga telah melakukan sejumlah upaya agar kasus ini menemui titik terang.

Salah satunya dengan menyurati Presiden Republik Indinesia, Joko Widodo.

Baca juga: JUALAN Sabu, Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Resmi Ditahan, Diduga Terkait Jaringan Internasional

Bukan tanpa alasan, keluarga kliennya sudah sangat menderita sejak kasus ini muncul ke publik.

"Kami selaku kuasa hukum berharap tidak ada penyimpangan hukum dalam kasus ini. Apabila keduanya [Helmi dan Syamsir Ode] sudah menyerahkan ke polisi sejak awal, maka tidak akan seperti ini," pungkasnya.(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved