Minggu, 26 April 2026

BERITA KECELAKAAN

Kecelakaan Tol Pejagan Pemalang Jateng, Polres Brebes Periksa 18 Saksi

Kabid Humas Polda Jateng mengungkap penyidik Satreskrim dan Satlantas Polres Brebes sedang menyelidiki kasus kecelakaan Tol Pejagan Pemalang ini.

TribunBatam.id via TribunJateng.com
Kecelakaan beruntun yang terjadi di Kilometer 253 Tol Pejagan- Pemalang, Minggu (18/9/2022). Penyidik Polres Brebes memeriksa 18 saksi terkait kecelakaan yang menewaskan satu orang ini. 

SEMARANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus kecelakaan di KM 253 ruas tol Pejagan-Pemlaang pada 18 September 2022 hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia masih menjadi atensi penyidik Polres Brebes.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, jika penyidik Satreskrim dan Satlantas Polres Brebes masih bekerja untuk menyelidiki sebab pasti kecelakaan di tol Pejagan-Pemalang pada 18 September 2022.

Selain penyidik Satreskrim dan Satlantas Polres Brebes, Kabid Huma Polda Jateng juga mengungkap pihaknya di back up oleh tim laboratorium forensik untuk mendukung pembuktian secara scientific.

Hingga Jumat (23/9/2022), sedikitnya 18 orang telah diminta keterangannya sebagai saksi terkait kecelakaan yang cukup menyita perhatian publik ini.

Adapun beberapa saksi yang diperiksa tersebut terdiri dari 14 warga dan empat pegawai dari PT PPTR selaku pengelola ruas jalan tol Pejagan-Pemalang.

Baca juga: Kecelakaan di Kediri Hari Ini, Kereta Api Tabrak Daihatsu Sigra, Seorang Tewas

"Dari PPTR yang diperiksa adalah manajer operasional, manajer teknik serta dua petugas patroli dari perusahaan tersebut," ujarnya.

Sementara, sampai saat ini manajer pemeliharaan PT PPTR sampai masih belum memenuhi panggilan penyidik.

"Selain itu, penyidik juga akan memeriksa satu orang saksi dari PT Kencana Biru selaku pihak ke 3 pengelola maintenance di jalan tol," imbuhnya.

Menurut Kabid Humas Polda Jateng, penyidik Satreskrim Polres Brebes belum menetapkan tersangka terkait kasus kebakaran ilalang.

"Masih dilakukan pendalaman termasuk pemeriksaan saksi-saksi serta melakukan gelar perkara. Belum ada tersangka yang ditetapkan," tambahnya.

KOORDINASI dengan Puslabfor Polri

Polda Jawa Tengah (Jateng) sebelumnya meminta bantuan tim Puslabfor Polri untuk dikerhakan ke lokasi kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang yang menewaskan M Singgih Adika (23), anak dari Jamintel Kejagung RI.

Baca juga: 4 Tafsir Mimpi Melihat Peristiwa Kecelakaan yang Bikin Bingung dan Takut

Kehadiran tim Puslabfor Mabes Polri, menurut Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi penting untuk memastikan penyebab kecelakaan maut beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di Kilometer 253 pada Minggu (18/9/2022) sekira pukul 15.00 WIB, serta menewaskan anak Jamintel Kejagung RI.

Kapolda Jateng mengungkap, tim Puslabfor Mabes Polri nantinya akan menganalisa penyebab kebakaran jerami yang menimbulkan asap tebal, sehingga dituding menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas itu.

"Yang jelas penyidikan masih berlangsung. Nanti hasilnya akan kita rekap pada teman-teman wartawan," jelas Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Ahmad Lutfi.

Untuk mencegah hal serupa terjadi, Polda Jawa Tengah sudah berkoodinasi dengan badan pengelola jalan tol untuk melakukan upaya antisipasi.

Sebelumnya, satu orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di Tol Pejagan-Pemalang.

Baca juga: Kecelakaan di Bantul, Mobil Brio Tabrak Sepuluh Pengendara Motor

Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Tanjung Brebes Yudho Tigo mengatakan, berdasarkan KTP dan SIM yang ditemukan di dalam mobil, M Singgih Adika (23) merupakan warga Cipayung, Jakarta Timur.

"Dokumen ditemukan atas nama M Singgih Adika, orang Jakarta," kata Yudho kepada wartawan, di Rumah Sakit Bhakti Asih, Brebes, Minggu (18/9/2022).

Yudho mengatakan, korban menggunakan Honda Civic warna Silver bernomor polisi AG 1870 ME.

Mobil yang ditumpanginya seorang diri itu mengalami ringsek setelah menabrak truk boks dari belakang disusul tabrakan kendaraan lain dari belakang.

Baca juga: Tiga Fakta Kecelakaan Maut Elf Tabrak Truk di Tol Cipali, Tiga Orang Tewas dan 13 Terluka

Senada dengan Kapolda Jateng, Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto mengungkap jika pihaknya meminta bantuan dari tim Puslabfor Polri untuk menggelar olah TKP kembali.

"Hari ini kita minta bantuan untuk kembali menggelar olah TKP. Apakah jerami itu dibakar atau pembakaran atau terbakar sendiri. Jadi itu nanti yang menentukan ahli. Pada prinsipnya kami menunggu, nanti kita sampaikan kepada rekan-rekan," ungkap Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Muchamad Dafi Yusuf)

Baca jugaa Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved