Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Keracunan Massal Usai Makan Nasi di Acara Sukuran, Polisi periksa Pedagang Nasigoreng

Keracunan massal ini bermula dari kegiatan Yasinan di Musala Cakruk Dusun Siwalan, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang pada Kamis (22/9/2022) malam.

Editor: Eko Setiawan
tribunbatam.id/istimewa
Ilustrasi keracunan makanan 

TRIBUNBATAM.id, TULUNGAGUNG - Keracunan massal dialami oleh sejumlah warga yang tinggal di Dusun Siwalan.

Akibat kejadian tersebut, seorang penjual nasi goreng diperiksa polisi.

Selain itu ada juga sejumlah saksi yang ikut diperiksa.

Polres Tulungagung telah memeriksa lima saksi terkait keracunan massal di Dusun Siwalan, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang. 

Salah satunya adalah seorang penjual nasi goreng, yang menyiapkan menu bagi jamaah yasin yang mengalami keracunan

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra, ternyata ada dua penjual nasi yang melayani pesanan jamaah yasin ini. 

"Ada penjual nasi goreng menggunakan pembungkus styrofoam, dan satu penjual lainnya menggunakan pembungkus kertas," terang Agung, Senin (26/9/2022).

Dari penyelidikan diketahui, mereka yang memakan nasi goreng dalam bungkus styrofoam yang mengalami gejala keracunan.

Karena itu penyelidikan di arahkan ke nasi soreng yang dibungkus styrofoam.

Penjual nasi dalam wadah styrofoam yang akhirnya dimintai keterangan.

"Kami masih memeriksa saksi-saksi lain, termasuk perangkat desa setempat," sambung Agung.

 Sebelumnya personel Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung telah mengambil sampel dari para korban.

Sampel yang diambil antara lain sisa nasi goreng, telur dan daging ayam yang jadi toping, serta kue matahari dan kerupuk gambir.

Sampel itu sudah dikirim ke laboratorium melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved