Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Oknum Polwan Sekap dan Pukuli Kekasih Adiknya, Korban Dipukul dan Dijambak

Oknum Polwan melakukan penyekapan kepada seorang wanita yang diketahui merupakan kekasih adiknya. Dia marah karena selama ini tidak memperbolehkan kor

Editor: Eko Setiawan
INT
Foto hanya ilustrasi polisi wanita atau polwan 

TRIBUNBATAM.id, PEKANBARU - Seorang Polwan dan ibunya melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita yang merupakan pacar dari adik sang Polwan.

Diketahui, adik sang polwan tersebut juga merupakan seorang polisi.

Selain pemukulan, pelaku juga melakukan penyekapan dan mematikan lampu ketika korbannya berada didalam kamar.

Aksi ini kemudian Viral di media sosial setelah korban bernama Riri mengunggah kejadian teragisnya ini ke media sosial miliknya.

Baca juga: Ayah Dimas Ahmad Meninggal Dunia, Raffi Ahmad Harap Kembarannya Tetap Kuat

Baca juga: Bupati Lingga Muhammad Nizar Rehabilitasi Dermaga Desa Tanjung Kelit

Oknum Polisi Wanita (Polwan) berinisial IDR dan ibunya YUL ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus penganiayaan.

Saat melakukan penganiayaan, pelaku sempat berucap," Saya ini Polwan, saya ini Brigadir, saya ini polisi jangan sepelekan saya," ucapnya kepada korban yang tak lain adalah calon adik iparnya bernama Riri Aprilia Martin (25).

Diduga, Polwan IDR melakukan penganiayaan lantaran tak merestui hubungan adiknya dengan korban.

Penganiayaan itu didapatkan Riri yang merupakan warga Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau hingga akhirnya viral di media sosial.

Adapun dugaan penganiayaan itu diceritakan Riri lewat akun Instagram miliknya, @ririapriliaaaaa, hingga beredar luas di media sosial.

Riri mengaku dipukul bertubi-tubi hingga mengalami trauma mental. Foto luka lebam di lengan kirinya yang disebut akibat penganiayaan itu juga turut diunggah.

"Saya dijambak, ditampar, diseret, dicubit dan dipukul sejadi-jadinya. Saya dikurung di kamar dan dimatikan lampu," kata Riri dalam unggahannya.

Perempuan berambut panjang berusia 25 tahun itu menyebutkan, penganiayaan itu dipicu lantaran dilarang menjalin hubungan cinta dengan adik dari Polwan itu.

"Saya ini Polwan, saya ini Brigadir, saya ini polisi jangan sepelekan saya," sebut Riri menirukan perkataan oknum Polwan penganiayanya.

Tidak terima dianiaya, Riri kemudian melaporkan oknum Polwan itu ke Propam Polda Riau pada Kamis (22/9/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved