Breaking News:

Presiden Jokowi Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia 2023 Imbas Rusia Ukraina

Presiden Jokowi mengungkap konflik Rusia Ukraina tak hanya berdampak pada ekonomi Indonesia, namun juga kondisi dunia pada 2023 mendatang.

sekretariat presiden
Presiden Jokowi menyampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam KTT G20 di Bali. Presiden Republik Indonesia itu mengungkap kondisi ekonomi Indonesia bahkan dunia tahun 2023 imbas konflik Rusia dan Ukraina. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Konflik Rusia Ukraina menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal berimbas pada ekonomi Indonesia tahun 2023.

Menurut Presiden Jokowi, kondisi ekonomi Indonesia 2023 akan semakin gelap dan sulit imbas konflik Rusia dengan Ukraina.

Kondisi ekonomi imbas konflik Rusia dan Ukraina tersebut, menurut Presiden Jokowi tak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

Dalam diskusi yang ia lakukan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dan di lokasi berbeda dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, bisa disumpulkan perang tidak akan usai dalam waktu dekat.

“Dunia sekarang ini pada posisi yang tidak gampang dan betul-betul sulit dimana tahun depan akan lebih gelap. Saya bertemu dengan Presiden Zelenskyy dan satu setengah jam berdiskusi, serta presiden Putin dua setengah jam berdiskusi, saya menyimpulkan perang tidak akan segera selesai, akan lama,” kata Jokowi.

Baca juga: Jerman Cemas, China Makin Lengket dengan Rusia

Presiden Jokowi mengatakan, dengan perang antara Rusia dan Ukraina maka dampaknya akan dirasakan oleh Indonesia dan dunia.

Beberapa dampak seperti krisis energi, pangan, finansial akan membebani pergerakan ekonomi di tahun 2023.

“Itu akan berakibat pada kesulitan lain, seperti krisis pangan, krisis energi, krisis finansial, Covid-19 yang belum pulih, dan akibatnya kita tau sekarang ini saja 19.600 orang mati karena kelaparan, karena krisis pangan,” lanjut Jokowi.

LEPAS Bantuan ke Pakistan

Presiden Joko Widodo secara resmi melepaskan bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Pakistan, di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 26 September 2022.

Presiden menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana yang terjadi.

Baca juga: Prabowo Puji Presiden Jokowi, Sang Mantan Jenderal Baret Merah Sebut Ilmu Joko Widodo di Atasnya

“Atas nama pribadi dan juga atas nama rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Pakistan,” ucap Presiden dalam keterangannya saat melepas bantuan kemanusiaan.

Kepala Negara menuturkan bahwa bencana tersebut menimbulkan dampak yang luas bagi masyarakat Pakistan, seperti kerusakan tempat tinggal dan berbagai macam infrastruktur.

“Bencana banjir dan tanah longsor di Pakistan juga menimbulkan dampak yang luas bagi rakyat Pakistan, mulai kerusakan lahan pertanian, kerusakan sekolah, kerusakan rumah, dan juga infrastruktur. Serta memaksa kurang lebih 800 ribu orang mengungsi,” tutur Kepala Negara.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved