Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Ditikam Pacar hingga Nyaris Tewas, Seorang Pria di Mamuju Ngotot Ingin Damai

Seorang pria yang jadi korban penusukan pacarnya sendiri mengaku ingin berdamai dengan pelaku. Alasannya, dia memiliki banyak kenangan dengan pelaku.

Istimewa
Seorang pria yang jadi korban penusukan pacarnya sendiri mengaku ingin berdamai dengan pelaku. Alasannya, dia memiliki banyak kenangan dengan pelaku. Ilustrasi penusukan di Singapura 

TRIBUNBATAM.id, MAMUJU - Meski nyawanya hampir melayang akibat jadi korban penusukan oleh pacarnya sendiri, AA (25), mengaku tetap ingin berdamai dengan pelaku.

Menurut Kanit PPA Satreskrim Polresta Mamuju Iptu Junaid, AA ingin mengakhiri laporan yang dilayangkan kakaknya karena dia memiliki banyak kenangan dengan wanita tersebut dan ingin memaafkan pelaku.

"Alasannya karena dia dan pelaku itu sudah pacaran selama setahun," kata Junaid kepada Kompas.com, Selasa (27/9/2022).

Meski demikian, keinginan AA tersebut masih ditentang oleh keluarganya.

Junaid menyebut keluarganya sampai saat ini ingin memproses VV secara hukum.

Selain itu situasi semakin rumit karena baik keluarga AA maupun VV sama-sama tidak merestui hubungan mereka.

Namun, Junaid mengatakan jika AA tetap ngotot untuk berdamai, polisi berusaha untuk memenuhi keinginan tersebut.

Baca juga: KISAH Anak Hinterland Batam Lolos Seleksi Kelas Internasional Unnes Semarang

"Nanti kita lakukan mediasi, kita panggil kedua belah pihak keluarga dan sekarang sudah ada upaya kesana. Jadi kami di sini tetap proses hukum tapi kalau ada langkah lain dari kedua belah pihak, kita laporkan ke pimpinan," ujar Junaid.

Sebelumnya, seorang pria berinisial AA (25) mengalami luka serius setelah ditikam pacarnya sendiri, VV (23) di kontrakannya di BTN Passokorang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (24/9/2022) dini hari.

Kasi Humas Polresta Mamuju Ipda Herman Basir mengungkapkan, penganiayaan ini terjadi ketika korban sedang istirahat di rumah kontrakannya.

Tanpa banyak kata, VV masuk ke rumah AA dan langsung menikamnya dengan obeng di leher.

Meski telah dianiaya, AA sempat mengejar VV.

"Antara pelaku dengan korban saling kenal dan ada hubungan pacaran begitu," ujar Herman kepada Kompas.com melalui telepon. (kompas.com)

 

*Sumber : Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved