Breaking News:

Bank Indonesia Kepri

Siswa SLB Negeri Batam Mendapatkan Sosialisasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah

Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (BI Kepri) kembali menggelar Sosialisasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah

Ist
Kegiatan sosialisasi dan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah oleh BI Kepri di SLB Negeri Batam, Selasa (27/9/2022) 

TRIBUNBATAM.id, Batam - Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (BI Kepri) kembali menggelar Sosialisasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah serta Edukasi Uang Rupiah Tahun Emisi 2022 di kalangan pelajar Kota Batam, Selasa (27/9/2022).

Kali ini, sosialisasi diselenggarakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batam, yang berlokasi di Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam. Acara ini diikuti dengan antusias oleh beberapa siswa dan siswi SLB Negeri Batam, dari tingkat SD, SMP dan SMA.

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Kepri, Yahya Hadi Sumara, yang hadir di lokasi, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BI menyosialisasikan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah serta memperkenalkan uang Rupiah baru kepada generasi muda.

"Ini kegiatan yang serupa dengan yang pernah kami lakukan untuk adik-adik siswa SD sampai SMA. Sosialisasi dan edukasi ini juga tidak luput diberikan kepada anak-anak kami yang berkebutuhan khusus di SLB ini, supaya mereka juga lebih paham dan cinta serta bangga dengan Rupiah," jelas Yahya ketika diwawancarai di sela acara.

Di dalam kegiatan tersebut, BI Kepri memberikan materi edukasi perihal sejarah dan fungsi uang Rupiah, serta gerakan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Pemateri juga menunjukkan dan menjelaskan langsung ciri-ciri keaslian uang kertas, terutama uang Rupiah TE 2022, beserta tanda-tanda yang dapat memudahkan penyandang disabilitas mengenali uang kertas asli.

Pemberian materi itu diterima dengan penuh perhatian dari murid-murid SLB tersebut. Beberapa murid tampak antusias menjawab atau pun mengajukan pertanyaan seputar uang Rupiah kepada pihak BI Kepri.

Yahya berharap, setelah digelarnya kegiatan ini, para siswa dan siswi SLB Negeri Batam dapat mengenali ciri keaslian uang Rupiah, mempergunakan uang Rupiah dengan bijak, serta cinta, bangga dan paham terhadap uang Rupiah yang menjadi alat pembayaran yang sah di Indonesia.

"Kami harap siswa siswi ini dapat mengenal dan memahami ciri-ciri uang Rupiah sejak usia dini. Sehingga mereka dapat mempergunakannya dengan mudah," ujar Yahya.

Kegiatan sosialisasi ini pun memperoleh sambutan positif dari Kepala SLB Negeri Batam, Indriyani. Ia mengungkapkan, ini merupakan pertama kalinya murid-murid SLB Negeri Batam menerima sosialisasi dan edukasi langsung seputar uang Rupiah. Sebelumnya, Bank Indonesia pernah juga memberikan bantuan ke SLB Negeri Batam dan edukasi tentang uang hanya diberikan dalam bentuk materi pelajaran di kelas. 

"Alhamdulillah, kami sangat apresiasi dan berterimakasih atas perhatian BI terhadap siswa siswi kami. Materi yang diberikan ini sangat bermanfaat," ujar Indriyani.

Menurutnya, materi edukasi tentang uang Rupiah sangat penting dan dibutuhkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di SLB Negeri Batam. Sebab, beberapa dari siswa, terutama yang duduk di jenjang pendidikan SMP dan SMA, sudah mulai mempergunakan uang Rupiah secara mandiri.

SLB Negeri Batam ini memiliki kurang lebih 270 siswa dari tingkat SD, SMP maupun SMA, yang memiliki beragam disabilitas, seperti tuna rungu, tuna netra, tuna grahita, tuna daksa, dan autisme. Kegiatan pembelajaran selama ini dilaksanakan oleh sekitar 25 tenaga pendidik. (hsu)

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved