Breaking News:

LIGA INDONESIA

Pihak Kepolisian Jelaskan Alasan Menembakkan Gas Air Mata Ke Arah Aremania

Pihak Kepolisian melakukan tindakan represif dengan menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton, akibat tindakan anarkis Aremania

Penulis: Pucu Herwibowo | Editor: Danang Setiawan
SURYA/Purwanto
Kerusuhan setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. 

TRIBUNBATAM.id - Pasca laga Arema vs Persebaya, Ribuan suporter mengamuk dan turun ke tengah lapangan lantaran tak terima tim Singo Edan kalah.

Laga Arema vs Perebaya berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Pada pertandingan tersebut Arema harus takluk dari Persebaya dengan skor 2-3.

Akibat kekalahan tersbur ribuan Aremania (suporter tim Arema) mengamuk dan turun ke tengah lapangan untuk meluapkan emosi.

Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan kekalahan Arema menjadi pemicu ribuan pendukung tim mengamuk dan turun ke tengah lapangan.

Sehingga kericuhan tak bisa dihindarkan, para suporter melalukan tindakan anarkis dengan melakukan penyerangan terhadap petugas pengamanan dan merusak mobil polisi.

Namun, pihak kepolisian sudah melakukan tindakan persuasif sebelum ribuan suporter turun tengah lapangan.

Baca juga: Tragedi Seusai Laga Arema vs Persebaya, Keluarga Korban Berdatangan ke RS Wafa Husada

"Sebelum keluar gas air mata itu sudah didahului dengan upaya imbauan terlebih dahulu."

" Aremania yang tidak puas turun ke lapangan sudah membahayakan pemain dan offisial Persebaya juga Arema."

"Sudah dihalau beberapa kali agar naik kembali ke tribune, tapi imbauan tidak dihiraukan."

"Bahkan, ada perlawanan dan pemukulan kepada petugas," ungkap Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. Dikutip TribunBatam.id dari laman resmi pendukung klub (wearemania.net.)


Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta menambahkan keluarnya gas air mata disebabkan tindakan anarkis dari para suporter.

Hal tersebut sangat disesalkan Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta sebab sebelumnya sudah ada komunikasi yang baik antara pihak kepolisian dengan Arema dan Aremania.

"Ini yang kami sesalkan, padahal selama ini komunikasi Polres dengan Arema dan Aremania berjalan baik."

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved