Breaking News:

TRAGEDI KANJURUHAN

9 Komandan Brimob Diperiksa oleh Polisi Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ada yang berpangkat AKBP

Kapori juga memerintahkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta menonaktifkan jabatan Komandan Batalyon (Danyon) Komandan Kompi, dan Komandan Peleton

Editor: Eko Setiawan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo 

TRIBUNBATAM.id - Investigasi Tragedi Kanjuruhan sudah dilakukan oleh pihak kepolisian.

Buntut tragedi berdarah di Stadion Kanjuruan Malang, ada sembilan komandan Brimob yang dinonaktifkan dari jabatannya.

Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat buntut tragedi Kanjuruhan itu.

Keputusan pencopotan Kapolres Malang itu diambil oleh Kapolri, dan tertuang melalui surat telegram nomor ST/2098/10/KEP/2022 yang dikeluarkan hari ini, Senin (3/10/2022) malam.

Baca juga: 18 Polisi Pemegang Senjata Pelontar Gas Air Mata Diperiksa penyidik Terkait Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: 2 Tukang Bangunan Tewas Disambar Petir Saat Kerja Bongkar Rumah Kuno

"Keputusan ini langsung diambil oleh Kapolri setelah mendapatkan laporan hasil analisis dan evaluasi tim investigasi khusus tragedi Stadion Kanjuruhan yang dibentuk Kapolri," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Senin (3/10/2022), dikutip dari SuryaMalang.

Tidak hanya itu, Kapori juga memerintahkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta menonaktifkan jabatan Komandan Batalyon (Danyon) Komandan Kompi, dan Komandan Peleton Brimob Polda Jawa Timur.

Total ada sebanyak 9 jabatan yang dinonaktifkan, yakni:

1. Danyon atas nama AKBP Agus Waluyo

2. Danki atas nama AKP Hasdarman

3. Danton Aiptu Solikin

4. Aiptu M Samsul

5. Aiptu Ari Dwiyanto

6. Danki atasnama AKP Untung

7. Danton atas nama AKP Danang

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved