KEUANGAN
Inflasi Kepri September 2022 Capai 1,06 Persen, Dipicu Harga BBM dan Bahan Pangan
Kenaikan harga BBM bersubsidi dan harga pangan memicu kenaikan inflasi di Kepri hingga 1,06 persen. Batam mengalami inflasi tertinggi di Kepri.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan inflasi sebesar 1,06 persen, pada bulan September 2022.
Dari dua kota IHK di Kepri, tercatat Kota Batam mengalami inflasi sebesar 1,08 persen, dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 0,92 persen.
"Inflasi bulan September 2022 ini lebih besar daripada di bulan yang sama tahun 2021 yang hanya mencapai 0,52 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Darwis Sitorus, dalam rilis BPS yang dikeluarkan 3 September 2022.
Beberapa komoditas yang menyumbang dominan terhadap inflasi, antara lain BBM subsidi, sayur kangkung, tarif angkutan laut, dan rokok kretek filter. Sedangkan komoditas yang menyumbang deflasi yakni tarif angkutan udara, cabai merah, cabai rawit, beras dan emas perhiasan.
Di Batam, beberapa komoditi penyumbang inflasi kumulatif berupa bensin dengan perubahan harga naik mencapai 25,6 persen; harga angkutan udara naik 45,1 persen; harga cabai merah naik 69 persen; harga rokok kretek filter naik 13 persen; harga kangkung naik 95 persen, dan lain sebagainya.
Baca juga: Pengungsi Afghanistan Lakukan Aksi Long March di Batam, Agenda Rutin Tiap Selasa
Hal ini serupa dengan komoditi penyumbang inflasi di Tanjungpinang, hanya saja, terdapat komoditi lainnya seperti harga kendaraan mobil yang naik mencapai 9 persen; harga sewa rumah naik 1,9 persen; harga telur ayam ras naik 12,2 persen; harga kue kering berminyak naik 23,3 persen; dan harga uang kuliah di perguruan tinggi naik 6,4 persen.
"Dari 24 kota IHK di Sumatera, tercatat semua kota memang mengalami inflasi pada bulan September 2022," jelas Darwis.
Inflasi tertinggi di Sumatera terjadi di Kota Bukittinggi sebesar 1,87 persen, dan inflasi terendah terjadi di Kota Sibolga sebesar 0,33 persen. Di antara kota-kota yang ada di Sumatera, inflasi di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang menduduki peringkat ke-10 dan ke-16 dari 24 kota. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1-2-2020-harga-bbm.jpg)