Breaking News:

BATAM TERKINI

Disperindag Batam Kenalkan Fuel Card 3.0 untuk Beli Solar, Diklaim tak Dapat Digandakan 

Disperindag Batam memperkenalkan kartu pengendali BBM baru ke masyarakat yang diberi nama Fuel Card 3.0 untuk beli solar. Diklaim tak dapat digandakan

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gustian Riau mengatakan, Disperindag memperkenalkan kartu pengendali Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru kepada masyarakat yang diberi nama Fuel Card 3.0. 

BATAM,  TRIBUNBATAM.id - Kartu Brizzi kerap disalahgunakan oleh oknum tertentu dalam pembelian BBM bersubsidi jenis solar.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam segera memperkenalkan penggantinya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, akan memperkenalkan kartu pengendali Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru kepada masyarakat yang diberi nama Fuel Card 3.0.

Peluncuran kartu terbaru ini, diyakini tidak dapat dipalsukan oleh oknum pelansir yang kerap beraksi dengan modus penggandaan kartu.

Kartu Fuel Card 3.0 ini hanya dapat digunakan untuk transaksi BBM subsidi jenis solar.

"Kita memiliki inovasi terbaru dan akan meluncurkan kartu pengganti Brizzi, yakni Fuel Card 3.0. Satu kartu digunakan untuk satu kendaraan, dan hanya berlaku untuk pembelian BBM solar," ujar Kadisperindag Batam, Gustian Riau, Selasa (18/10/2022).

Baca juga: DAFTAR Harga Bahan Pangan saat Operasi Pasar Murah di Kecamatan Bengkong Batam

Pada peluncuran kartu pengendali BBM terbaru ini, pengisian saldo hanya dapat dilakukan di satu tempat yakni Bank Bukopin.

Hal ini dianggap mempermudah pengawasan terhadap para pengguna dan pemilik Fuel Card 3.0.

Tidak hanya itu, penggunaan saldo pada kartu Fuel Card hanya dapat digunakan saat transaksi pembelian BBM subsidi khususnya solar di SPBU. 

"Berbeda dengan yang lama yang bisa diisi dimana saja. Pengisian saldo pada kartu baru hanya dapat dilakukan di bank Bukopin sebagai mitra. Kemudian isi saldo hanya dapat digunakan untuk transaksi BBM saja," katanya 

Fuel Card 3.0 dilengkapi dengan chip khusus dan hologram yang hanya dapat digunakan di mesin gesek ATM milik Bank Bukopin.

Sehingga pihaknya lebih mudah melakukan pengawasan.

Dengan demikian, pemegang kartu Fuel Card 3.0 palsu, tentu tidak dapat mengakses pembayaran pada mesin khusus yang tersedia di SPBU.

Tidak hanya itu, setiap pemilik dan pemegang kartu Fuel Card 3.0 wajib menempelkan stiker pengguna BBM subsidi di kendaraan pribadinya.

"Penggunaan stiker untuk menghindari agar kartu dapat digunakan oleh penerima subsidi. Kalau dia mobil pribadi yang di luar kategori penerima, pasti malu kalau ada aturan begini," paparnya.

Petugas SPBU juga dapat melakukan penolakan, apabila adanya kendaraan pribadi yang ingin melakukan pengisian BBM subsidi apabila tidak menemukan stiker khusus yang dimaksud. Para pengguna Fuel Card 3.0 ini juga hanya diperbolehkan melakukan pengisian BBM subsidi sesuai dengan kuota yang telah diatur oleh Pemerintah.

"Mobil pribadi per hari 25 liter, angkutan umum 40 liter, angkutan barang 50 liter, dan bus dapat melakukan pengisian maksimal 80 liter," katanya. ( TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved