LINGGA TERKINI
Cegah Kecelakaan di Lingga, Warga Minta Dishub Pasang Pembatas Jalan
Warga Desa Nerekeh meminta Dishub Lingga memasang pembatas jalan dekat jembatan untuk mencegah kecelakaan di lokasi itu.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Warga Desa Nerekeh meminta adanya pemasangan pembatas jalan atau delineator di Jembatan Desa Nerekeh untuk mencegah terjadinya kecelakaan di Lingga.
Usulan warga Desa Nerekeh untuk mencegah terjadinya kecelakaan di Lingga, tepatnya di Jembatan Desa Nerekeh itu mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga, Hendry Efrizal.
Hendry mengaku sudah menerima keluhan masyarakat untuk memasang pembatas jalan untuk mencegah kecelakaan di Lingga pada lokasi itu.
Ia akan menampung usulan yang menjadi kebutuhan masyarakat, untuk meningkatkan keselamatan pengendara.
Namun realisasi pemasangan pembatas jalan itu tergantung dengan situasi dan kondisi anggaran.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi di Lingga Sebabkan Banjir hingga Tanah Longsor di Desa Penuba
"Kita lakukan kroscek kelapangan dulu untuk menghitung kebutuhan unit delineator. Insya Allah bisa kami jadikan skala prioritas masuk dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinas Perhubungan Lingga tahun 2023," kata Hendry, Selasa (18/10/2022).
Kadishub Lingga juga meninjau pengerjaan box culvert di Desa Panggak Laut.
Masyarakat di sana sebelumnya juga mengeluhkan terkait kondisi jembatan darurat yang memprihatinkan, sehingga mengancam keselamatan.
"Nampaknya dengan kondisi miring dan terancam rapuh ini sangat membahayakan. Kita minta akses yang menghubungkan suatu wilayah ini agar segera ditangani secara serius agar tidak menimbulkan korban," ungkapnya.
Kadishub Lingga juga menanggapi keluhan masyarakat terkait jadwal operasional bus perintis DAMRI tujuan Daik ke Lingga Timur sebaliknya yang landai.
Baca juga: KECELAKAAN DI LINGGA, Seorang Pemotor Tewas Usai Tabrak Mobil, Bupati Bantu Evakuasi
Ia mengungkapkan, saat ini untuk penjadwalan bus DAMRI memang bukan tugas pokok dan fungsi dari Dishub Lingga.
Namun, guna mengantisipasi terhambatnya perputaran roda perekonomian masyarakat, pihaknya telah melakukan diskusi mengetahui kendala yang dialami oleh pihak bus DAMRI.
"Jadi, saat kami turun pihak operator menyebut terkait penjadwalan sebenarnya tidak ada kendala. Namun, jam operasional DAMRI untuk bulan ini memang banyak yang off, mengikuti jadwal terbaru dari DAMRI pusat, terkait perubahan jam berangkat DAMRI ini belum bisa dipastikan penyebabnya karena apa," tuturnya.(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Dishub-Lingga-tinjau-Jembatan-Nerekeh.jpg)