LINGGA TERKINI
Sudah Hampir Ganti Tahun Tapi Masih Ada Proyek Belum Lelang, Ini Kata Wabup Lingga
Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy menegaskan akan meminta beberapa OPD terkait agar tidak melanjutkan proses lelang menjelang tutup tahun.
Penulis: Febriyuanda |
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Saat ini, masih ada beberapa proyek di Lingga yang dikabarkan masih dalam proses lelang menjelang penutup tahun 2022 ini.
Menindaklanjuti hal itu, Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy menegaskan akan meminta beberapa OPD terkait agar tidak melanjutkan proses lelang.
Sebab, dia khawatir pekerjaan tersebut akan menjadi permasalahan di kemudian hari.
“Informasi itu kita dapat dari laporan masyarakat dan aktivis, kami tegaskan kepada OPD terkait agar tidak mengambil risiko, untuk melanjutkan lelang beberapa proyek di bulan penutup bulan Oktober 2022 ini,” kata Neko.
Neko menyampaikan, apabila peringatan tersebut tidak juga diindahkan oleh OPD terkait, yang sampai penutup bulan Oktober ini masih melakukan lelang sejumlah proyek, maka dirinya memastikan akan ikut merekomendasikan pihak-pihak terkait, hingga KPK untuk menindak apabila terjadi kekeliruan dalam pengerjaan proyek itu nantinya.
“Kami sudah melakukan pengawasan maksimal, tujuan kita mengawasi supaya tidak ada proyek pemerintah yang melanggar aturan, makanya jauh-jauh hari ketika tahun anggaran berjalan kita langsung turun ke lapangan,” tuturnya.
Baca juga: PRAKIRAAN Cuaca Batam Hari Ini, Senin 31 Oktober 2022 Menurut BMKG Hang Nadim
Dirinya juga menyayangkan jika ada pihak-pihak yang ikut mengintervensi, agar proyek-proyek tersebut dipaksakan untuk dilakukan lelang, pada bulan ini juga.
“Bayangkan ini sudah mau masuk bulan November, setelah itu Desember tutup buku, jika dikerjakan dengan tergesa tentu sangat berisiko, dan hasilnya tentu tidak akan maksimal, apalagi saat ini cuaca berubah-ubah, itu sangat beresiko sekali,” tambahnya.
Neko menjelaskan, niat dirinya untuk melakukan pengawasan adalah untuk menyelamatkan para OPD yang ada di pemerintahannya saat ini, namun dirinya juga tidak sungkan untuk merekomendasikan kepada pihak-pihak berwenang, jika terjadi pelanggaran selama pengerjaan proyek di lapangan.
“Kita tentu akan tegas, karena ini bukan untuk kami, tapi untuk seluruh masyarakat, dan kita juga tidak mau ada pegawai dan pejabat kita yang berurusan dengan pihak hukum,” katanya. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/31102022wabup-lingga.jpg)