Breaking News:

BATAM TERKINI

Makin Banyak Remaja Batam Jadi Korban Asusila, Ini Pesan Polisi ke Orangtua

Makin meningkatnya jumlah remaja di Batam yang menjadi korban tindak asusila membuat Polisi angkat bicara. Ini pesan untuk para orangtua.

internet
Belakangan ini, jumlah remaja yang menjadi korban tindak asusila di Batam semakin meningkat. Foto : Ilustrasi 

BATAM,  TRIBUNBATAM.id - Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia meminta orangtua untuk makin meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka terutama yang sudah memasuki usia remaja.

Sebab, belakangan ini makin banyak kasus kejahatan yang menjadikan para remaja sebagai korban terutama kejahatan tindak asusila.  

Orangtua diingatkan agar mengawasi aktivitas, lingkungan bermain hingga lingkungan pertemanan anak.

Apalagi orang tua yang memiliki anak gadis yang sedang beranjak tumbuh dewasa.  

Hal itu dikatakan Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia usai merilis kasus perbuatan cabul anak yang masih di bawah umur di Mapolsek Sei Beduk, Sabtu (5/11/2022).

“Saya sebagai ibu, sedih melihat kasus ini. Anak CV (14) tahun masih SMP namun harus mendapat perlakuan yang belum selayaknya,” ucap Kapolsek Betty.

Tentu, kata dia, perbuatan jahat tidak selamanya kesalahan pelaku.

Baca juga: Gegara Buang Air, Seorang Balita di Banjarmasin Tewas di Tangan Ayah Tirinya

Apalagi era digitalisasi modern saat ini. Semua bisa dijangkau manusia tanpa batas usia. 

Jika dilihat dari pemberitaan belakangan ini, yang sering terjadi adalah, kejahatan yang menimpa anak kerap bermuara dari media sosial.

Seperti halnya pada CV yang masih duduk dibangku kelas 2 SMP. Ia mengenal pelaku Dermawan (19) tahun lewat Facebook. 

"Bahkan dalam kurun waktu satu bulan kenalan, korban begitu mudahnya menjalin hubungan pacaran dan nekat melakukan perbuatan hubungan badan layaknya suami istri," kata Kapolsek. 

Karenanya, Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia mengingatkan orangtua agar selalu mengawasi anak.

AKP Betty juga membagikan tips kepada orang tua agar dapat mengontrol aktivitas anak lewat membatasi penggunaan ponsel.

“Hindarilah penggunaan Handphone pada anak, karena terkadang manfaat android itu banyak disalah gunakan anak,” ujarnya. ( TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved