Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Pemko Tanjungpinang Bakal Salurkan BLT BBM, Dana dari APBDP Kota dan Provinsi

Pemko Tanjungpinang akan menyalurkan dana BLT BBM yang akan diberikan bagi 6.000 KPM di Tanjungpinang. Dana bantuan berasal dari kota dan provinsi.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Tri Indaryani
Tribun News
Sebanyak 6.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari anggaran APBDP Kota Tanjungpinang, 2.930 penerima dianggarkan dari APBDP Provinsi Kepri, termasuk di dalamnya 380 nelayan penerima BLT. ILustrasi 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 6.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari anggaran APBDP Kota Tanjungpinang, 2.930 penerima dianggarkan dari APBDP Provinsi Kepri, termasuk di dalamnya 380 nelayan penerima BLT.

Nilai BLT yang akan disalurkan ini adalah Rp 150 ribu per bulannya yang diatur dalam peraturan Wali Kota (Perwako). 

"Perwako ini merujuk pada PMK, juknis permensos terkait bansos BBM juga keputusan Gubernur. Ini kita rangkum dalam Perwako tentang penyaluran BLT BBM di Tanjungpinang," kata Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah, Minggu (6/11/2022).

Fatah menjelaskan, Perwako terkait rencana kegiatan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) ini menindaklanjuti amanat Presiden Republik Indonesia (RI) yang dituangkan melalui Peraturan Menteri Keuangan RI nomor 134/PMK.07/2022 mengenai program bantuan sosial (bansos) untuk penanganan dampak inflasi daerah, salah satunya penyaluran BLT BBM.

Pelaksanaan kegiatan ini, tentu berbeda sumber anggarannya, dari segi penyelenggaranya berbeda dengan program penyaluran BLT BBM beberapa waktu lalu melalui PT Pos yang bersumber dari APBN.

Baca juga: Listrik Byar Pet, Warga Sagulung Batam Ngaku Nyalain Kipas Angin Saja tak Mutar

"Untuk program ini, bersumber dari APBD perubahan Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Provinsi Kepri," jelasnya.

Besaran BLT yang diberikan senilai Rp 150 ribu per KPM untuk satu bulan,  periode Oktober dan November dengan teknis penyaluran sekaligus paling lambat bulan Desember 2022.

"Karena satu kali salur, maka setiap KPM akan menerima Rp 300 ribu. Penyerahan bantuan dibayarkan secara tunai melalui PT Pos Indonesia cabang Tanjungpinang pada tempat yang telah ditetapkan," ungkapnya. ( TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved