Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Pembunuhan di Batam, Pelaku Mengaku Naik Pitam Setelah Tangannya Ditusuk Korban

Tiga pelaku pembunuhan Mahmud di depan Sekretariat FKUB Sekupang, Minggu (20/11) dihadirkan saat ekpose kasus di Mapolsek Sekupang, Kamis (24/11)

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Tiga pelaku pembunuhan Mahmud di Batam dihadirkan saat ekspose kasus di Mapolsek Sekupang, Kamis (24/11/2022) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polsek Sekupang Batam menggelar ekspose kasus pembunuhan Mahmud, Kamis (24/11/2022) ini.

Ada tiga pelaku pembunuhan yang dihadirkan saat ekspose kasus di Mapolsek Sekupang itu. Mereka Andri, Firman dan Sadam.

Ketiganya terlibat dalam peristiwa pembunuhan Mahmud yang terjadi di depan Sekretariat FKUB Sekupang di Jl. Diponegoro, Kelurahan Tanjung Riau, Kota Batam, Minggu (20/11/2022) lalu.

Di depan awak media, Andri (31) mengakui perbuatannya telah membunuh korban.

Pelaku mengaku kesal, lantaran korban tak kunjung membayar utang ojeknya sebesar Rp 100 ribu.

"Awalnya saya mengajak kedua rekan saya Firman dan Sadam untuk menagih utang," sebut Andri saat ekspose kasus pembunuhan, Kamis.

Saat tiba di Sekretariat FKUB Sekupang, ia langsung menagih utangnya. Namun malah mendapat kata-kata kasar dari korban.

Baca juga: Pembunuhan di Batam, Tiga Tersangka Tinggalkan Korban saat Sekarat

"Saya dan korban sempat adu mulut," kata Andri.

Sebelumnya, ia mengaku tidak ada niat untuk membunuh korban pada waktu itu.

"Kemarahan saya memuncak setelah saya ditusuk terlebih dahulu oleh korban menggunakan pisau," ujar Andri sembari menunjukkan tangannya yang terluka.

Mendapat perlakuan itu, Andri naik pitam dan mengajak kedua rekannya menganiaya korban menggunakan sepotong balok, hingga korban meninggal dunia.

Baca juga: PEMBUNUHAN DI BATAM, Tiga Pria Diduga Pembunuh Mahmud Ditangkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Kantor FKUB Batam di Sekupang mendadak ramai, Minggu (20/11/2022).

Kantor yang biasanya sepi pagi ini dikerumuni warga dan pengendara.

Mereka ingin melihat secara langsung mayat Mahmud yang ditemukan tergeletak di depan FKUB.

Sekitar pukul 11.30 WIB, mayat pria 46 tahun tersebut dievakuasi oleh tim Inafis Polresta Barelang dibantu personel Polsek Sekupang.

Selain korban, polisi juga mengamankan barang bukti seperti sebuah balok dan sendal serta beberapa barang milik korban.

(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved