Kamis, 30 April 2026

BERITA VIRAL

GEGER Dugaan Bullying oleh Oknum Santri, Ayah Korban Lapor Polisi

Polres Tasikmalaya masih menyelidiki dugaa bullying oleh oknum santri di salah satu pondok pesantren Jawa Barat.

Tayang:
FREEPIK.COM
Ilustrasi perundungan atau bullying - Seorang ayah membuat laporan ke polisi setelah anaknya mengadukan aksi perundungan atau bullying oleh rekannya sesama santri di pondok pesantren. 

TASIKMALAYA, TRIBUNBATAM.id - Seorang ayah melaporkan apa yang menimpa anaknya yang diduga menjadi korban perundungan alias bullying ke kantor polisi.

Ayah yang anaknya diduga menjadi korban bullying itu membuat laporan ke polisi, setelah korban mengadukan aksi kekerasan sejumlah rekannya di pondok pesantren di Kecamata Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provnsi Jawa Barat (Jabar).

Kasatrekrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo, membenarkan adanya laporan dugaan bullying oleh sesama santri tersebut.

Penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi setelah mendapat laporan dugaan bullying ini.

"Kami sudah memintai keterangan korban serta saksi-saksi dan prosesnya terus berjalan," kata Agung, Sabtu (26/11).

Baca juga: Orangtua Harus Paham, Ini Alasan Remaja Lakukan Bullying ke Teman Sebayanya

Berdasarkan keterangan korban dan sejumlah saksi yang sementara dihimpun polisi, dugaan bullying tersebut terjadi Senin (21/11) menjelang tengah malam.

Korban berinisial Z (14), warga Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, sekira pukul 23.00 WIB dipanggil seorang santri ke sebuah ruangan.

Di sana sudah ada santri lainnya.

Santri tersebut lantas menuding korban telah mencuri.

Korban pun dengan tegas membantah tudingan itu.

Namun selanjutnya terjadi aksi bullying dimana korban sempat mendapat aksi kekerasan yang mengakibatkan pungggung dan muka korban lebam.

Baca juga: 7 Tanda Anak Jadi Korban Bullying dan yang Harus Dilakukan Orangtua

"Aksi tersebut dilakukan dalam kondisi lampu ruangan dimatikan. Setelah menerima aksi itu korban pulang dan mengadu ke ayahnya," ujar Agung.

Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, ayah korban, Y, mengadu ke polisi.

"Saat ini kasusnya masih terus diproses," kata Agung.(TribunBatam.id) (TribunJabar.id/Firman Suryaman)

Sumber: TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved