Breaking News:

BATAM TERKINI

Hadiri Seminar Public Speaking Master Class, Rudi Praktikkan Cara Berpidato di Depan Umum

Walikota Batam, Muhammad Rudi mencontohkan teknik dan cara berpidato di depan umum. Dia juga berpesan agar sebelum pidato menguasai masalah dulu.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
Diskominfo Kota Batam untuk Tribun
Membuka Seminar Public Speaking Master Class di Graha Pena Batam Center, Minggu (27/11/2022) lalu. 

BATAM,  TRIBUNBATAM.id - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi memberikan contoh cara berpidato di depan umum.

Dalam pidatonya, ia menyatakan bahwa keterampilan berbicara di depan publik merupakan suatu keharusan.

Terlebih, di Kota Batam yang saat ini sedang gencar dibangun menjadi kota baru yang moderen.

Hal ini dilakukan Rudi saat membuka Seminar Public Speaking Master Class di Graha Pena Batam Center, Minggu (27/11/2022) lalu.

Seminar ini digelar dalam rangka penerimaan siswa baru Karya Anak Bangsa Public Speaking School. 

Terlihat hadir dalam Seminar itu Ketua Yayasan Karya Anak Bangsa Haji Khairul Saleh dan Rektor Karya Anak Bangsa Public Speaking School Riki Syolihin.

Beberapa pejabat Pemko juga hadir, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, dan Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP Kota Batam, Firmansyah. 

"Saya akan sangat bangga bila nanti anak Batam tampil berpidato dengan sangat baik di depan umum," ungkapnya.

Baca juga: Walikota Ajak IAI Kepri Ikut Desain Terminal II Bandara Hang Nadim Batam

Untuk tampil baik berbicara di depan umum, Rudi menyarankan agar para siswa banyak belajar dan berlatih.

Selain itu, harus menguasai ilmu, terutama materi yang akan disampaikan. 

"Saya yakin semuanya bisa pidato karena semuanya sudah punya ilmu. Kalau sekarang masih belajar, jangan takut salah. Tapi, nanti kalau sudah jadi tokoh, jangan sampai salah karena punya dampak dari apa yang disampaikan," jelas Rudi. 

Selain meningkatkan ilmu pengetahuan, Rudi juga mengajak para siswa untuk meningkatkan etos kerja.

Menurutnya, pembangunan Kota Batam yang sedang gencar saat ini tidak banyak manfaatnya bila masyarakat terutama para generasi muda tidak menguasai ilmu pengetahuan dan meningkatkan etos kerja menangkap peluang yang muncul akibat pembangunan tersebut. 

Rudi mencontohkan, pembangunan Bandara Hang Nadim yang diperkitakan mampu menampung hingga 40 juta pengunjung.

Mereka yang datang ke Batam tersebut, butuh sesuatu mulai kuliner dan jasa lainnya. 

"Jangan jadikan Bandara itu nantinya hanya untuk sekedar lewat saja. Mulailah berfikir apa yang harus kita buat untuk semakin menarik orang datang ke Batam," ajaknya. 

Sementara itu, Ketua Panitia, Yudi Arianto, mengatakan, kegiatan itu diikuti sekitar 500-an siswa. Bahkan, untuk pendidikan ini sudah merupakan Angkatan ke-11. ( TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved