PIALA DUNIA 2022

Tensi Tinggi Jelang Amerika VS Iran di Piala Dunia, Amerika Utak Atik Bendera Kebangsaan

Timnas Iran datang ke ajang Piala Dunia 2022 saat negaranya sedang mengalami demo selama dua bulan beruntun dipicu kematian Mahsa Amini.

Editor: Eko Setiawan
AFP/ANTONIN THUILLIER
Para pemain Timnas Iran merayakan kemenangan mereka dalam laga sepak bola Grup B Piala Dunia 2022 Qatar antara Wales melawan Iran di Stadion Ahmad Bin Ali, di Al-Rayyan, sebelah barat Doha, Qatar, Jumat (25/11/2022) waktu setempat. AFP/ANTONIN THUILLIER 

TRIBUNBATAM.id, QATAR - Jelang pertandingan antara Amerika Serikat VS Iran, ternyata diluar pertandingan sudah panas duluan.

Bagaimana tidak, Amerika Srikat memulai melakukan perpcahan dengan memicu emosi.

Pemicunya, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer) dianggap mengutak-atik bendera kebangsaan Iran dalam sebuah unggahannya.

Dilaporkan, dalam unggahan di media sosial itu US Soccer menghapus salah satu lambang di bendera nasional Iran.

Hal ini memicu protes keras dari Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) yang meminta FIFA menghukum US Soccer.

Laga panas antara timnas Iran melawan timnas Amerika Serikat pada Piala Dunia 2022 memang masih baru terjadi pada Rabu (30/11/2022) dini hari WIB.

Kedua tim bakal saling mengalahkan untuk mengamankan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Timnas Iran datang ke ajang Piala Dunia 2022 saat negaranya sedang mengalami demo selama dua bulan beruntun dipicu kematian Mahsa Amini.

Mahsa Amini sendiri dinyatakan meninggal seusai ditangkap polisi moral, karena diduga melanggar aturan ketat berpakaian bagi wanita di Iran.

Meski begitu, Iran sudah menabuh genderang perang jauh-jauh hari.

Kantor berita negara Iran atau IRNA melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) telah melakukan protes keras kepada FIFA pada Sabtu (27/11/2022).

Protes tersebut disampaikan melalui email dan menuntut Amerika Serikat dikeluarkan keanggotaanya dari FIFA.

"Federasi Sepak Bola Iran mengirim email ke FIFA (badan sepak bola dunia) untuk menuntut dikeluarkannya peringatan serius kepada federasi AS," tulis IRNA.

Protes tersebut dikeluarkan usai salah satu lambang dari bendera Iran yang dihapus secara sengaja dalam postingan US Soccer.

Sebagai informasi, bendera Iran sendiri terdiri dari tiga warna secara horizontal, yaitu merah, putih, dan hijau, serta lambang nama Tuhan di tengahnya.

Lambang nama Tuhan itulah yang dihapus dari bendera Iran di unggahan akun US Soccer di Twitter dan Instagram.

"Itu adalah grafik sekali pakai untuk menunjukkan solidaritas dengan para wanita di Iran," kata pejabat komunikasi dari badan sepak bola AS, dikutip BolaSport.com dari AFP.

Ia menambahkan, bendera Iran tidak diubah di situs web US Soccer.

Juru bicara US Soccer kemudian mengatakan kepada wartawan, unggahan tersebut sudah dihapus dan diganti dengan yang menampilkan bendera yang benar.

"Kami masih mendukung perempuan Iran," ujarnya.

Kantor berita Iran Tasnim di Twitter mengatakan, tim AS telah melanggar piagam FIFA dan skorsing 10 pertandingan adalah hukuman yang pantas.

Tasnim juga menuntut USMNT, nama resmi timnas sepak bola pria Amerika Serikat, harus dikeluarkan dari Piala Dunia.

AS dan Iran memutuskan hubungan diplomatik pada 1980, beberapa bulan setelah para mahasiswa menyandera puluhan orang Amerika di kedutaan AS di Teheran.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu (26/11/2022) mengatakan negosiasi dengan Amerika Serikat tidak akan mengakhiri masalah yang mengguncang negaranya selama dua bulan terakhir.

Ketika Iran dan Amerika Serikat bermain di Piala Dunia 1998, para pemain Iran menyerahkan mawar putih kepada para penggawa AS sebagai simbol perdamaian. (Sasongko Dwi Saputro/BolaSport)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Amerika Serikat vs Iran Panas Duluan, AS Utak-atik Bendera Kebangsaan, FFIRI Protes ke FIFA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved