Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Kasus Penyelundupan Narkoba di Batam, Tersangka Diupah Puluhan Juta Rupiah

Kapolresta Barelang mengungkap peran lima tersangka kasus penyelundupan narkoba di Batam hingga mendapat upah hingga puluhan juta Rupiah.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto saat menginterogasi lima tersangka kasus penyelundupan narkoba di Batam, Selasa (29/11/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota Polresta Barelang mengungkap fakta baru dari penyelundupan narkoba di Batam dengan lima tersangka berstatus kurir.

Saat ungkap kasus penyelundupan narkoba di Batam, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengungkap jika beberapa tersangka mendapat upah puluhan juta Rupiah jika barang haram berupa sabu-sabu berhasil mereka antar sampai ke tempat tujuan.

Anggota Polresta Barelang sebelumnya menangkap lima tersangka berinisial Arl, Sm, Mr, Hr dan N dengan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 26,5 Kilogram.

Kepada polisi, tersangka Arl mengaku sudah dua kali mengantarkan narkoba dan mendapat upah Rp 25 juta jika berhasil menyelesaikan pekerjannya.

Sementara tersangka Mr mengaku baru sekali melakukan aksi tersebut karena tergiur dengan bujuk rayu Arl yang notabene temannya.

Baca juga: PENYELUNDUPAN 26,5 Kg Sabu Berhasil Diungkap, Polresta Barelang Batam Tangkap 5 Pelaku 

Kapolresta Barelang mengungkap jika peran dua tersangka ini hanya bertugas mengantar narkoba untuk area Kota Batam saja.

Adapun sabu-sabu itu berasal dari negeri jiran Malaysia.

Keduanya mendapat perintah dari 'Bos' berinsial Az yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Sementara untuk tiga tersangka lainnya masing-masing berinisial Mr, Hr dan N bertugas mengantarkan barang haram yang baru tiba dari Malaysia ke Tangga 1000 Sekupang untuk di bawa ke Surabaya dan Jakarta melalui jalur laut.

"Untuk tiga tersangka ini bertugas mengantarkan sabu-sabu ke Sekupang saja. Selanjutnya akan dijemput oleh tekong yang saat ini masih buron," kata Kapolres Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, Selasa (29/11/2022).

Nugroho mengungkap jika tersangka Mr sudah lima kali mengantar barang haram itu dengan mendapat upah Rp 30 juta untuk satu kali pengantaran.

Baca juga: Nyali Pengedar Narkoba Ciut Saat Dengar Suara Tembakan Polisi, Langsung Nyebur ke Sungai

Sementara tersangka Hr mendapat upah Rp 40 juta.

Kepada polisi, ia mengaku sudah dua kali melancarkan aksi kriminal itu.

Sedangkan tersangka N baru sekali melakukan aksi tersebut dan diupah Rp 40 juta.

Penyidik Polresta Barelang saat ini masih mendalami penyelundupan narkoba di Batam ini.

Termasuk mengusut adanya pelaku lain yang ikut serta dalam kasus ini.

Nugroho mengimbau kepada masyarakat Kota Batam, jika ada yang melihat atau mendengar informasi peredaran narkotika, bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib baik ke Polresta Barelang, ke Polda Kepri, maupun BNN Provinsi Kepri.

"Mari kita bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkotika yang ada di Kota Batam. Kita wujudkan situasi yang aman dan kondusif bebas dari narkotika," katanya.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved