Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Anggota TNI Terlibat Kasus KDRT, Video Sang Istri Viral di Medsos

Dalam video yang dibuat oleh istri TNI AD terlihat perlakuan kasar Serda Lutfi yang sedang hamil dan mengalami pendarahan yang hebat.

Editor: Eko Setiawan
tribun jogja
ILUSTRASI ANGGOTA TNI ditangkap setelah lakukan KDRT 

TRIBUNBATAM.id - Anggota TNI lakuka penganiayaan kepada istrinya hingga babak belur.

Bahkan Videonya curhat di media sosial kemudian menjadi viral.

Beredar viral di media sosial curhatan istri anggota TNI Angkatan Darat yang dianiaya dan diselingkuhi.

Istri anggota TNI AD ini mengungah foto dan video bukti kekerasan yang dilakukan suaminya di akun TikTok @anggunanggaarsya123 pada Rabu (30/11/2022).

Diketahui suaminya adalah Sersan 2 Lutfi dari kesatuan Ajendam IV Diponegoro.

Selain penganiayaan dan perselingkuhan, Serda Lutfi juga disebut tidak memberikan nafkah ke keluarga selama 3 bulan.

Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Bambang Hermanto menyoroti kasus ini dan megatakan Serda Luthfie Baehaqie sudah ditangani Pengadilan Militer II-10 Semarang.

"Serda Luthfie Baehaqie sudah diserahkan pengadilan militer Semarang untuk diproses secara hukum pidana," ungkapnya pada Kamis (1/12/2022) dikutip dari Kompas.com.

Dari kejadian ini, ia mengingatkan anggotanya untuk mengutamakan keluarga.

"Keluarga harmonis itu awal sebagai prajurit profesional. Semua dimulai dari keluarga," terangnya.

Ia menjelaskan jika berkas perkara Serda Luthfi sudah dilimpahkan ke Odmil II-9 Semarang dan Perwira Penyerah Perkara (Papera).

"Pada tanggal 20 Juli 2022 lalu oleh Denpom IV/3 Salatiga berkas perkara KDRT yang diduga dilakukan Serda LPB tersebut telah dilimpahkan ke Odmil II-9 Semarang dan Papera," ujarnya dikutip dari TribunJateng.com.

Terkait dengan kasus KDRT yang dilakukan Serda Luthfi saat ini ia telah diserahkan ke Pengadilan Militer II-10 Semarang.

"Saat ini perkara KDRT tersangka Serda Luthfie Baehaqie, Ba Ajendam IV/Dip, masih menunggu sidang di Dilmil II-10 Semarang," tambahnya.

Serda Lutfi dan istrinya sudah tiga kali diupayakan proses mediasi namum tidak menemui kesepakan dan kasus dilanjutkan ke proses hukum.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved