Breaking News:

PEMKO BATAM

LAM Batam Jadi Rujukan Pembuatan Perda Kebudayaan LAM Tanjungpinang 

LAM Batam menerima kunjungan LAM Tanjunginang yang ingin mengetahui cara pembuatan Peraturan Daerah (Perda) kebudayaan Melayu. 

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
Disbudpar Kota Batam untuk Tribun Batam
Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam menerima kunjungan dari LAM Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam menerima kunjungan dari LAM Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini dalam rangka mendapat pengetahuan tentang pembuatan Peraturan Daerah (Perda) kebudayaan Melayu. 

"Tujuan kami berkunjung ke LAM (Lembaga Adat Melayu) Kota Batam yakni silaturrahmi kemudian kami ingin banyak mendapat pengalaman pengetahuan Perda (Peraturan Daerah) kemelayuan," kata Sekretaris Umum LAM Kota Tanjungpinang, Al Mahfud.

Diakuinya, LAM akan mengesa menerbitkan Perda tentang kebudayaan Melayu.

Hal ini sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Kota (Pemko)Tanjungpinang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang. 

"Ketuanya (Ketua DPRD Kota Tanjungpinang) langsung menyampaikan kepada kami segera untuk dipelajari bagaimana pembuatan Perda tersebut dan tempat mana dikunjungi. Lalu kami memutuskan untuk mengunjungi LAM Kota Batam," ujarnya.

Kebudayaan Melayu terdiri dari lisan, setengah lisan, benda. Karena itu, Perda ini dapat memayungi kebudayaan yang ada di Kota Tanjungpinang khususnya dan Kepri umumnya. 

Ketua Harian LAM Kota Batam, Dato' Muhammad Sahir Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari LAM Kota Tanjungpinang. Menurutnya Perda ini adalah payung hukum bagi budaya yang ada di Kota Batam.

"Kita bahan referensi, kita dianggap sudah lebih selangkah lebih seranting," ucapnya. 

Wakil Ketua 8 LAM Kota Batam yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Dato' Ardiwinata menyampaikan Pemko Batam mempunyai Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu. 

Selain Perda, pemerintah juga mempunyai Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), ada 10 unsur yang tercantum didalamnya seperti kuliner, olahraga tradisional, ritus, pantun dan sebagainya. 

"Tugas kita bersama  mensosialisasikan dan memajukan  budaya ini dengan baik dan harus kita lestarikan ," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

 

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved