Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Akhir Kasus Oknum Petugas BC Tanjungpinang Pukul Sopir Truk di Bintan

Kapolres Bintan mengungkap empat oknum petugas BC Tanjungpinang yang memukul sopir truk di Jalan Lintas Barat sempat mencari korban. Apa yang terjadi?

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono mengungkap fakta terbaru dari kasus pemukulan empat oknum petugas Bea Cukai atau BC Tanjungpinang terhadap sopir truk hingga sempat viral di medsos. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono mengungkap fakta terbaru dari kasus pemukulan empat oknum petugas Bea Cukai atau BC Tanjungpinang dengan seorang sopir truk.

Kapolres Bintan sebelumnya mengungkap terdapat unsur pidana dalam kasus pemukulan yang melibatkan empat oknum petugas BC Tanjungpinang dengan seorang sopir truk berinisial Is pada Selasa (29/11/2022) sekira pukul 05.30 WIB.

Kejadian pemukulan terhadap empat oknum petugas BC Tanjungpinang terhadap seorang sopir truk berinisial Is yang membawa kawat bubu sebelumnya terjadi di Jalan Lintas Barat Pulai Ladi, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Saat itu empat oknum petugas BC Tanjungpinang berusaha menghentikan laju lori yang dibawa Is.

Saat itu, Is yang tidak terima tetap melanjutkan perjalanannya.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Bintan Gelar Operasi Pekat Seligi 2022 Selama 14 Hari

Akhirnya, empat oknum petugas BC Tanjungpinang itu menyalip dan menyetop truk yang dikemudikan Is.

Karena ada terjadi salah paham, oknum petugas BC Tanjungpinang kemudian memukul sopir lori itu.

Korban yang tidak terima kemudian membuat laporan ke Polres Bintan.

Setelah kejadian itu, empat oknum petugas BC Tanjungpinang itu menemui Ij sopir truk.

Pertemuan itu untuk mengajak Is berdamai setelah aksi pemukulan itu viral sejak beberapa hari terakhir.

Kapolres Bintan mengatakan, dari hasil penyelidikan, empat oknum petugas BC Tanjungpinang mengakui jika memukul Is.

Baca juga: Giliran Pejabat BC Tanjungpinang Diperiksa KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi Apri Sujadi

Namun, keempat oknum petugas BC Tanjungpinang langsung menjumpai korban untuk berdamai.

Kedua belah pihak pun sepakat untuk berdamai.

"Nah karena kedua belah pihak sepakat berdamai, kasus tersebut diselesaikan dengan formula restorative justice. Dengan persyaratan pada intinya tidak ada menimbulkan korban jiwa dan keberatan dari korban. Karena kedua pihak sudah sepakat berdamai," ujar AKBP Tidar Wulung Dahono, Jumat (2/12/2022).(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved