Breaking News:

PEMKO BATAM

PAD Batam Jelang Akhir Tahun 2022 Sudah 85,53 Persen Atau Rp 25 Miliar

Target pencapaian PAD Batam 2022 sudah berada di angka 85,53 persen yakni sudah mencapai Rp 25 miliar. Pencapaian itu menyusul membaiknya ekonomi.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
tribunbatam.id
Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah mengungkapkan,pada 2022 ini jumlah investasi dalam negeri cukup banyak di Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Setelah pandemi Covid-19 mereda, pertumbuhan ekonomi Kota Batam diklaim semakin membaik yang secara otomatis turut mendorong capaian pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah mengakui pada 2022 ini investasi dalam negeri cukup banyak di Batam.

Banyaknya jenis usaha seperti yang dibuka di Batam, turut memberikan dampak terhadap capaian PAD.

"Warung kopi, restauran menunjukkan perkembangan positif. Semoga tahun depan bisa lebih banyak capaiannya," ujar Azmansyah, Rabu (7/12/2022).

Data terakhir jumlah capaian 85, 53 persen atau Rp 25 miliar.

Capaian pendapatan pajak daerah Kota Batam sampai 26 November 2022 telah menyentuh angka Rp 940 milar. 

Diakuinya capaian ini telah melampaui pendapatan pajak daerah kota Batam dalam tiga tahun terakhir.

Dengan tersisa satu bulan lagi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam optimis capaian pendapatan pajak daerah akan melampaui Rp 1 triliun.

Pihaknya juga memperkirakan pendapatan pajak daerah untuk bulan Desember 2022 akan berada di angka Rp 71 miliar.

Sehingga capaian pendapatan pajak Kota Batam pada tahun 2022 akan lebih dari Rp 1 triliun.

Estimasikan pendapatan di Desember dari BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sebesar Rp25 miliar, dari PPJ (Pajak Penerangan Jalan) Rp 21 miliar dan Hotel, Restoran dan Hiburan ada di angka Rp 25 miliar.

Ia menyebutkan BPHTB menjadi penyumbang utama dengan nilai Rp304,73 miliar sampai 26 November 2022.

Disusul PPJ sebesar Rp228,21 miliar; PBB-P2 sebesar Rp206,14 miliar; Restoran Rp85,53 miliar; Hotel Rp75,08 miliar; Hiburan Rp22 miliar; Reklame Rp9,92 miliar; Parkir Rp8,03 miliar dan Pajak Mineral Bukan Logam (MBLB) sebesar Rp3,12 miliar.

Pada 2021 lalu, dari capaian pendapatan pajak Kota Batam sebesar Rp796,57 miliar, BPHTB menyumbang sebesar Rp261,67 miliar. Disusul PPJ sebesar Rp217,39 miliar dan PBB-P2 sebesar Rp187,78 miliar melengkapi tiga teratas.

Dari capaian sebesar Rp755,88 miiar di tahun 2020, BPHTB menyumbang Rp235,76 miliar.

Di urutan kedua ada PPJ dengan capaian Rp211.06 miliar dan PBB-P2 sebesar Rp167,21 miliar.

Sementara 2019 lalu, menjadi salah satu tahun tertinggi capaian pendapatan pajak daerah Kota Batam sebesar Rp934,46 miliar.

Dengan capaian ini, Azmansyah meyakini target pendapat pajak daerah Kota Batam akan tembus Rp1 triliun pada tahun 2020. Namun hal itu urung terlaksana karena pandemi Covid-19.

“Nah2022 ini Bapenda Batam melakukan sejumlah upaya untuk mendorong peningkatan pajak. Kami jalankan sejumlah program, utamanya relaksasi pajak untuk mendorong kesadaran masyarakat. Kami juga tingkatkan layanan yang memudahkan dengan turun langsung di tiap kecamatan untuk program PBB-P2,” ujar Azmansyah. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved