Breaking News:

LINGGA TERKINI

Pemprov Kepri Siapkan Rp 7 Miliar untuk Bangun 200 Rumah Suku Laut di Lingga

Pemprov Kepri menganggarkan dana Rp 7 miliar untuk pembangunan rumah untuk suku laut di Lingga pada 2023. Tiap rumah akan mendapat Rp 35 juta.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/FEBRIYUANDA
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat mengunjungi Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kamis (8/12/2022) pagi 

LINGGA,  TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad mengatakan, Pemprov menganggarkan dana sebesar Rp 7 miliar untuk pembangunan rumah untuk suku laut di Lingga pada 2023.

Pembangunan tersebut dengan anggaran Rp 7 Miliar untuk 200 rumah, dengan nilai 35 juta per rumah.

"Rumah suku laut kita kerjakan 2023 dengan pola swadaya dan pola hibah, jadi tidak pola kontrak. Pengalaman kita kan dulu kalau pola kontrak itu pasti hasilnya tidak memuaskan," kata Ansar saat diwawancarai awak media di Desa Marok Tua, Kamis (8/12/2022).

Dengan pola swadaya ini, lanjut Ansar, akan dibangun rumah beton secara keseluruhan.

Hal itu menurutnya sudah kokoh, agar tidak kerja berulangkali untuk pembangunan ini.

"Kita bangun di darat, rata-rata rumah mereka kan di pinggir pantai. Nanti kita komplek kan, kalau kerja komplek itu lebih hemat lagi, nanti kerja bersama ada tukang-tukang ahlinya," ungkap Ansar.

Ia mengungkapkan, pengalaman terdahulunya saat pembangunan di Bintan ada ribuan rumah yang dibangun beton, sehingga kokoh dan dibangun berulang kali.

Baca juga: DAFTAR Nilai UMK Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepri 2023, Termasuk UMK Batam

"Dan Rp 35 juta itu cukup. Jadi kalau rumah sudah kita bagus, kita hanya kasih life skill program aja mereka, mudah-mudahan angka kemiskinan cepat menurunnya," sambungnya.

Selain itu juga, adanya  pengadaan speedboat khusus untuk  transportasi masyarakat  berobat yang  memerlukan penanganan cepat ke Rumah sakit. 

Dia juga menyinggung, saat ini telah dilakukan Pembangunan 77 Base Transceiver Station (BTS) sebagai penguatan jaringan daerah terluar dan terdepan.

Selain itu sarana pendukung dalam percepatan transformasi digital dan untuk di wilayah Kabupaten Lingga terdapat 28 titik BTS yang tersebar di Kecamatan Lingga Timur, Lingga Utara, Lingga, Selayar, Senayang, Singkep Barat dan Singkep Selatan. 

"Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kabupaten Lingga Tahun 2022 dengan anggaran sekitar Rp26,5 miliar, Revitaliasasi masjid Jami Lingga serta melalui Program Kepri Terang yang sudah merealisasikan penyambungan listrik bagi rumah penduduk miskin sebanyak 5.499 unit," jelas Ansar.

Sementara, untuk di Kabupaten Lingga realisasi penyambungan listrik bagi rumah penduduk miskin sebanyak 1.563 unit 28,42 persen Program Kepri Terang dari total realisasi se-Provinsi Kepulauan Riau.

"Ini kita berharap dapat terus dilakukan , dan saya minta dukungan dari bapak ibu semua dalam mendukung setiap program pemerintah ini," ujarnya.

Sama seperti kabupaten kota lain yang telah diserahkan bantuan hibah mubaligh oleh Gubernur Ansar, di Lingga Pemprov Kepri juga menyasar Guru pendidikan keagamaan non formal, penyuluh agama Islam non PNS dan pemuka agama tetap pada rumah ibadah.

Adapun Bantuan berupa insentif dana yang diberikan kepada Tim Pembinaan dan Pengawasan Keagaaman Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau dengan Total Anggaran mencapai Rp 8 miliar untuk 8.000 Penerima.

Sementara Jumlah penerima di Kabupaten Lingga sendiri yaitu sebanyak 613 Penerima dan untuk kecamatan senayang diberikan kepada 90 orang. ( TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved