Breaking News:

Momen Hari Ibu ke-94, Pemko Tanjungpinang Gelar Kongres Perempuan Hebat Pertama

Pemko Tanjungpinang akan gelar kongres perempuan hebat untuk pertama kalinya pada 20 dan 21 Desember 2022 di momentum peringatan hari ibu ke-94 tahun

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
Diskominfo Kota Tanjungpinang
Rapat persiapan jelang kongres perempuan hebat Kota Tanjungpinang. Kongres ini akan digelar pertama kalinya saat peringatan hari ibu pada tanggal 20 Desember dan 21 Desember 2022 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kongres perempuan hebat Kota Tanjungpinang akan digelar pertama kalinya pada tanggal 20 Desember dan 21 Desember 2022.

Momentum hari ibu ke-94 tahun, Pemko Tanjungpinang mencoba mengambil pelajaran dari Kongres Perempuan Nasional tahun 1928 untuk kembali mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan.

Melalui kongres perempuan hebat Kota Tanjungpinang pertama ini, akan dihadirkan kaum perempuan dari berbagai bidang. Mulai dari birokrasi, akademisi, aktivis, politik, pengusaha, dan pers.

Ada tiga aspek yang akan dibahas yaitu keterwakilan perempuan dalam parlemen, kewirausahaan perempuan, dan juga pendidikan keluarga dan pengasuhan.

"Kongres ini adalah wahana kaum perempuan untuk saling berdiskusi, berinteraksi dan menyampaikan aspirasi dalam rangka mendorong kaum perempuan di kota Tanjungpinang semakin berdaya," ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang, Rustam, Senin (19/12/2022).

Berdasarkan indeks pembangunan, gender Kota Tanjungpinang sudah mencapai 97,14 persen jauh lebih tinggi dari angka nasional 91,07 persen dan provinsi Kepri 93,49 persen.

Baca juga: Alasan Pemko Tanjungpinang Siapkan Rp 3,4 M Revitalisasi Akau Potong Lembu

Sementara indeks pemberdayaan gender kota Tanjungpinang juga tercatat tinggi yakni 76,64 persen berbanding rata-rata Kepri 58, 97 persen dan nasional 76,26 persen.

"Jadi kita masih sedikit di atas angka rata-rata nasional dan provinsi Kepri," ungkapnya.

Angka tersebut tinggi, karena ada pasa partisipasi perempuan dalam parlemen yang sudah mencapai 36,67 persen, melebihi dari target nasional.

Kemudian, posisi perempuan sebagai manager di angka 44,23 persen memang sedikit lebih rendah dari Provinsi Kepri yang mencapai 47,79 persen. Serta kontribusi perempuan dalam pendapatan keluarga di Tanjungpinang masih di angka 27,12 persen.

"Beberapa aspek perempuan lebih unggul dan beberapa aspek kita sudah sejajar, tapi secara keseluruhan dibanding kabupaten kota lain di Provinsi Kepri, Tanjungpinang sudah cukup tinggi," terangnya.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma yang merupakan perempuan kedua memimpin Kota Tanjungpinang menuturkan, bahwa kaum perempuan saat ini diberi kesempatan untuk terus berkarya dan bahkan mampu menjadi seorang pemimpin.

"Ini perlu kita syukuri dan jaga bersama, perempuan selalu berkomitmen untuk memajukan kualitas hidupnya. Salah satunya pemberdayaan ekonomi perempuan melalui sektor UMKM dan IKM,” ujar Rahma.

Baca juga: Revitalisasi Akau Potong Lembu, Pemprov Kepri Siap Bersinergi dengan Pemko Tanjungpinang

Pemerintah juga membantu kaum perempuan, terus membangkitkan perekonomian dengan memberi bantuan peralatan pendukung usaha sesuai kebutuhan.

Tak hanya itu ada juga peralatan, pelatihan dan fasilitas legalitas usaha seperti sertifikasi halal, BPOM, PIRT, agar pelaku IKM dan UMKM perempuan semakin tangguh dan berdaya saing.

"Pendukung ekonomi daerah kita saat ini hampir sebagian digerakkan oleh UMKM dan IKM. Hebatnya lagi mereka didominasi kaum perempuan. Artinya, mereka tidak saja berkontribusi terhadap perekonomian kota, tapi juga ikut membantu serta memperkuat ekonomi keluarga," tuturnya. (*/TRIBUNBATAM.id/ Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved