Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Penyidik Kejari Lingga Tetapkan eks Kades Tinjul Tersangka Korupsi DPO

Penyidik Kejari Lingga baru menetapkan satu tersangka dari kasus korupsi pengelolaan APBDes Tinjul tahun anggaran 2019.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Kasi Intelijen Kejari Lingga, Ade Chandra mengungkap eks Kades Tinjul Rustam Efendi tersangka korupsi pengelolaan APBDes tahun 2019 berstatus DPO. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Penyidik Kejaksaan Negeri atau Kejari Lingga menetapkan eks Kades Tinjul Rustam Efendi tersangka kasus korupsi APBDes 2019 sebagai Daftar Pencarian Orang alias DPO.

Kasi Intel Kejari Lingga mengungkap alasan mereka menjadikan eks Kades Tinjul Rustam Efendi yang berstatus tersangka korupsi APBDes tahun 2019 sebagai DPO.

Rustam Efendi eks Kades Tinjul menurut Kasi Intel Kejari Lingga mangkir tiga kali dari panggilan kejaksaan terkait korupsi APBDes tahun 2019.

Sampai akhirnya penyidik Kejari Lingga menerbitkan surat perintah penangkapan.

"Hingga pada 15 Desember 2022 kami menerbitkan DPO untuk tersangka Rustam Efendi," ungkap Kasi Intelijen Kejari Lingga, Ade Chandra kepada sejumlah awak media, Senin (19/12/2022).

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMKN 1 Batam, Ruslan Kasbulatov Ikut Jadi Saksi

Ade berharap peran aktif masyarakat dalam melaporkan keberadaan eks Kades Tinjul, Kecamatan Singkep Barat yang ditaksir membuat negara merugi Rp 274 juta lebih.

Persisnya menurut Inspektorat Lingga dari laporan hasil pemeriksaan ditemukan kerugian negara sebesar Rp 274.071.429 atas kasus ini.

Penyidik Kejari Lingga baru menetapkan satu orang yakni eks Kades Tinjul Rustam Efendi sebagai tersangka korupsi pengelolaan APBDes tahun 2019.

Berkas perkara korupsi pengelolaan APBDes di Lingga ini pun sudah dilimpahkan untuk segera disidang.

"Sejauh ini dari penyelidikan dan penyidikan, hanya Mantan Kades saja yang tersandung yang kami temukan. Kalau ada ada indikasi lain, faktanya nanti terungkap saat persidangan," sebutnya.

Baca juga: Kejati Kepri Ungkap Modus Korupsi Proyek Jembatan Tanah Merah di Bintan

Untuk memburu tersangka korupsi APBDes yang kini berstatus DPO, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

“Kami dapat informasi yang bersangkutan berada di daerah Jakarta Timur. Sejauh ini sebagaimana kami telah melakukan penetapan tersangka, kami mengupayakan adanya pemanggilan secara patut. Tentu surat panggilan itu sampai kepada keluarga yang bersangkutan,” katanya.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved