DISKOMINFO KEPRI
Kabar Baik Buat Kepri, BPH Migas Tambah Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Kepri mengambil langkah setelah BPH Migas menambah kuota BBM bersubsidi untuk Provinsi Kepulauan Riau.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Provinsi Kepulauan Riau atau Provinsi Kepri mendapat tambahan kuota BBM bersubsidi Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) dari Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi.
Agar kuota BBM yang diberikan BPH Migas untuk Provinsi Kepri tepat sasaran, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani perjanjian kerja sama tentang Pengendalian dan Pengawasan Penyaluran di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (22/12/2022).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, penyaluran kuota BBM bersubsidi harus tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.
Dirinya menerangkan penyaluran dan pengawasan distribusi BBM bersubsidi dilakukan secara menyeluruh dengan kerjasama antar stakeholder pemerintah daerah dan instansi vertikal.
"Dalam waktu dekat ini kita akan bentuk tim pengendalian dan pengawasan distribusi minyak ini. Baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota yang akan dipimpin kepala daerah, agar kita bisa menjamin itu bisa terdistribusi dengan baik," ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Jadi Inspektur Upacara PHI 2022 di Tanjungpinang
Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam kesempatan tersebut menyebutkan fungsi BPH Migas adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Pengangkutan Gas Bumi.
Termasuk mengatur agar ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak yang ditetapkan Pemerintah dapat terjamin di seluruh Indonesia.
"Untuk itu kami dari BPH Migas sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah dalam pengawasan penyaluran BBM bersubsidi ini, kami berharap kerja sama pengawasan ini bisa berjalan optimal," katanya.
Baca juga: Wagub Kepri di Batam, Serahkan Bantuan di Kecamatan Sagulung dan Pulau Setokok
Adapun penambahan kuota BBM bersubsidi di Kepri untuk JBT yang berjenis solar dari 130 kiloliter menjadi 154 kiloliter.
Untuk JBKP berjenis petralite mendapatkan tambahan 125 kiloliter.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad optimistis kebutuhan BBM bersubsidi di Kepri bisa terpenuhi sampai akhir tahun nanti.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Gubernur-Kepri-soal-penambahan-kuota-BBM-subsidi-dari-BPH-Migas.jpg)