BATAM TERKINI
Jalan di Batam Ini Butuh Lampu Penerangan, Warga Minta Pemerintah Bertindak
Warga di Kecamatan Nongsa Kota Batam meminta pemerintah memberi perhatian akan kondisi jalan dekat mereka tinggal.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kondisi jalan di Batam khususnya di Kecamatan Nongsa masih minim Penerangan Jalan Umum atau PJU.
Jalan di Batam khususnya di Kecamatan Nongsa yang masih minim lampu penerangan jalan adalah jalan penghubung Sambau - Batu Besar.
Saat malam hari, jalan di Batam tepatnya di Kecamatan Nongsa itu gelap gulita.
Penerangan hanya memanfaatkan dari beberapa perumahan yang ada.
Kondisi ini sontak membuat warga sekitar lokasi khawatir.
Baca juga: JADWAL Buka Tutup Sejumlah Ruas Jalan di Batam saat Malam Tahun Baru 2023
Selain gelap, jalan penghubung itu juga masih sepi.
Sehingga, banyak masyarakat merasa takut dengan potensi terjadinya kejahatan jalanan.
"Sepi kalau malam. Lampu pun belum ada. Jadi kadang takut juga kalau pulang malam sendirian naik motor," ujar Vea, warga sekitar, kepada TribunBatam.id, Sabtu (31/12/2022).
Pantauan TribunBatam.id, lampu penerangan jalan di sekitar lokasi memang belum terpasang.
Meski ada sejumlah perumahan di sana, namun jumlah penduduknya pun belum ramai.
"Semoga ada respons cepat dari pihak terkait," ujar warga lain, Putra.
BUKA Tutup Jalan di Batam
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas pada malam pergantian tahun, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri akan memberlakukan sistem buka tutup jalan di sejumlah titik lalu lintas di Batam.
Baca juga: BARU Hujan Sebentar, Sejumlah Jalan di Batam Center Banjir, Warga Susah Lewat
Hal itu dikatakan Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, Selasa (27/12/2022).
Polda Kepri telah menyusun Skenario Rekayasa dan Pengamanan Arus Lalu Lintas dalam rangka Menyambut Malam tahun Baru 2023.
“Demi menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Batam, kita akan melakukan sistem buka tutup jalan. Tidak semua lalu lintas, ada beberapa dan sudah dipetakan,” ujarnya.
Selain tutup buka jalan, Polda Kepri juga nantinya akan menyiagakan Personil Polantas di beberapa titik rawan lalu lintas.
Kata dia, skenario rekayasa dan pengamanan arus lalu lintas ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan, tentunya mengantisipasi adanya balap liar dan terjadi tindakan kriminal.
Adapun lokasi penerapan sistem buka tutup jalan pengaturan lalu lintas diberlakukan di wilayah Batam Centre dan dibagi menjadi 4 tahapan berdasarkan waktu yaitu :
Pertama mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB arus lalu lintas diberlakukan secara normal, namun untuk sejumlah titik sudah ditempati oleh personel polisi lalu lintas.
Baca juga: Dinas Bina Marga dan SDA Ungkap Penyebab Lampu Jalan di Batam Banyak Mati
Tahapan ke-2 mulai pukul 21.00 hingga 23.00 WIB apabila sudah didapati kepadatan arus, maka diberlakukan sistem buka tutup.
Tahapan ke-3 mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai arus lalu lintas dari Simpang Jam hanya bisa digunakan lurus menuju Ocarina, akses jalan Bundaran Madani menuju Ikan Daun, dan Pasir Ris akan ditutup dan dijaga oleh personel polisi lalu lintas.
Dari arah Simpang Kepri mall menuju Mesjid Raya, akses masuk akan ditutup dan dijaga oleh personel lalu lintas di depan Simpang Global dan gedung Graha Pena untuk diarahkan ke Greenland.
Dari Simpang Hotel Kaliban menuju Masjid Raya, akses masuk akan ditutup dan dijaga personil lalu lintas di depan kantor Samsat, selanjutnya diarahkan untuk memutar kembali di U-turn di depan rumah makan Abizara.
Sedangkan arus lalu lintas di wilayah Nongsa diberlakukan sistem normal.
Baca juga: Jalan di Batam Ini Rusak, Kadis BMSDA Sebut Tak Bisa Diperbaiki Tahun Ini
Tidak hanya Nongsa, untuk arus lalu lintas di Tanjung pinggir juga diberlakukan hal yang sama
Untuk arus lalu lintas daerah Bukit Senyum diberlakukan normal.
Sementara akses masuk daerah Tanjung Uma arus lalu lintas diberlakukan normal.
Untuk arus lalu lintas di Marina City diberlakukan normal.
Untuk arus lalu lintas di Harbourbay akan diberlakukan secara normal dan dijaga personel lalulintas.
Untuk wilayah Tembesi Barelang arus lalu lintas diberlakukan secara normal. untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, akan ditempatkan 1 unit patrol mobiling R4 dan penempatan personel lalu lintas di Simpang Tembesi dan Simpang Panaran.
Untuk antisipasi balap liar di wilayah Batam Center, akses masuk dari dobra seruni akan ditutup dan hanya diperbolehkan masuk bagi masyarakat setempat yang tidak terindikasi balap liar.
Pemberlakuan yang sama untuk simpang seruni juga akan di diploting personel Satlantas Polresta Barelang.
(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah/Bereslumbantobing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Jalan-di-Batam-ini-minim-lampu-penerangan.jpg)