Rabu, 8 April 2026

LINGGA TERKINI

Banjir Rob di Lingga, Warga Sungai Harapan Terbantu Proyek Pemkab

Banjir Rob di Lingga sudah menjadi langganan warga Desa Sungai Harapan. Hanya saja kondisi banjir tahun ini tak separah tahun lalu.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok Warga Desa Sungai Harapan Lingga
Kondisi banjir rob di Lingga tepatnya permukiman warga RT 001/RW 002 Dusun I Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri baru-baru ini. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Banjir rob di Lingga melanda sejumlah permukiman pesisir di kabupaten itu, salah satunya Desa Sungai Harapan.

Warga yang tinggal di RT 001/RW 002 Dusun I Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat yang menjadi langganan banjir rob di Linga karena lokasi yang berdekatan dengan muara sungai.

Ketua RT 001, Jelani menceritakan, banjir rob di Lingga ini memang rutin setiap tahun terjadi.

Terlebih lagi masuk akhir atau awal tahun.

"Kalau air pasang ini ditambah lagi turun hujan, kondisi kebanjiran di pemukiman masyarakat yang jumlah KK nya lebih dari 20 KK (Kepala Keluarga) ini akan semakin parah, bahkan tidak jarang sampai menggenangi lantai rumah warga," kata Jelani belum lama ini.

Baca juga: Banjir Rob di Lingga Ancam Rumah Warga Desa Kote Akibat Abrasi

Dia mengungkapkan, kebanyakan rumah warga di wilayahnya itu dibangun dari bahan kayu yang pola pembangunannya menggunakan tongkat atau rumah panggung.

"Beda lagi kalau rumah tembok dari semen, begitu banjir saja lantai rumahnya sudah tergenang air,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan salah seorang warga, Azwar Rahmad.

Dia menerangkan, bahwa banjir rob tahun ini tak separah dibandingkan banjir rob di Lingga pada tahun sebelumnya.

Karena bantuan Pemkab Lingga yang telah menormalisasi sungai yang melintasi permukiman masyarakat yang kerap dilanda banjir itu.

"Bantuan Bapak Nizar selaku Bupati Lingga dalam proses pembersihan sungai itu. Kami ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya, karena seluruh alat berat disediakan Bapak Bupati dan ditambah beberapa kebutuhan lainnya," ucap Azwar.

Baca juga: Banjir Rob di Lingga, Awang Hibur Anak Dengan Kapal Layar Tradisional

Walaupun terjadi banjir, tapi air cepat surut karena sungai alirannya tidak menyumbat lagi.

Sementara Kades Sungai Harapan, Malisi menjelaskan, tak hanya musim utara, ancaman musim hujan juga sama membanjiri permukiman warga RT 001

Dia berharap kepada Pemkab Lingga maupun Pemprov Kepri agar bisa membangun jalan lingkungan.

"Setidaknya akses jalan warga tidak terhambat jika pun terjadi banjir, saya berharap sekali agar jalan lingkungan itu bisa dibantu pemerintah. Panjang jalan lingkungan yang dibutuhkan sekitar 400 meter saja," tambahnya.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved