Selasa, 2 Juni 2026

TIPS

INTIP Cara Merawat Wajan dan Panci Antilengket agar Tahan Lama, Wajib Lakukan Ini

Jika ingin memperlambat keausan peralatan masak antilengket ada beberapa hal yang dapat dilakukan, simak tipsnya.

Tayang:
Freepik
Peralatan masak antilengket juga bisa mengalami kerusakan seperti munculnya goresan atau pengelupasan pada permukaannya seiring makin banyak digunakan. Ilustrasi membersihkan wajan antilengket. 

TRIBUNBATAM.id - Peralatan masak antilengket seperti wajan dan panci kini makin digemari.

Hal ini dikarenakan peralatan antilengket memiliki banyak keunggulan yang membuat proses memasak menjadi lebih mudah dan praktis.

Meski demikian, peralatan masak antilengket juga bisa mengalami kerusakan seperti munculnya goresan atau pengelupasan pada permukaannya seiring makin banyak digunakan.  

Akibatnya, panci atau wajan tidak mematangkan makanan dengan sempurna.

Jika ingin memperlambat keausan dan memastikan antilengket memiliki masa pakai yang layak, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, salah satunya membumbuinya. 

Anda mungkin pernah mendengar bumbu untuk panci besi tuang.

Jadi, hal yang sama berlaku untuk panci antilengket, dari panci tumis, wajan, bahkan loyang.  

Baca juga: Cara Membersihkan Panci Gosong Menggunakan 5 Bumbu Dapur, Lebih Murah dan Ampuh

Baca juga: 4 Tips Membersihkan Wajan Gosong dan Berkerak, Bisa Pakai Saos Tomat

Dilansir dari All Recipes, Selasa (3/1/2023), membumbui wajan adalah menambahkan lapisan minyak yang akan melapisi permukaan wajan dan membentuk lapisan pelindung.

Ini membantu peralatan masak tetap efektif sambil mengurangi jumlah minyak yang dibutuhkan saat memasak dan membuat pembersihan menjadi mudah karena makanan tidak akan lengket.

Membumbui wajan besi cor sedikit berbeda dengan bumbu antilengket karena besi tuang akan mengembangkan lapisan patina hitam setelah dibumbui.

Selain itu, semakin banyak Anda memasaknya, semakin banyak bumbunya karena  membangun lapisan minyak itu.

Sementara itu, membumbui peralatan masak antilengket membantu permukaan tetap halus, licin, serta mengisi pori-pori kecil atau tambalan yang tidak rata pada permukaan.

Cara membumbui peralatan masak antilengket

Membumbui peralatan masak antilengket sangat mudah dan tidak memakan waktu lama.

Berikut cara membumbui panci antilengket:

  • Jika peralatan masih baru, cuci terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa residu pabrik.

Pastikan benar-benar kering sebelum menambahkan minyak.

  • Lapisi permukaan dengan lapisan tipis minyak netral (minyak sayur atau kanola adalah pilihan baik).

Anda bisa menggunakan handuk untuk mendistribusikan minyak secara merata. Bawa minyak sampai ke tepi wajan. 

  • Panaskan peralatan masak dengan api sedang selama satu hingga dua menit.

Jika alat masak aman untuk oven, Anda bisa memasukkannya ke oven dengan suhu 150 derajat Celsius selama 20 menit.

Setelah itu, angkat peralatan masak dari api dan biarkan dingin.

Baca juga: Ini 5 Kesalahan yang Bikin Peralatan Masak Anti Lengket Cepat Rusak dan Tidak Awet

Baca juga: TIPS Merawat Peralatan Masak Berbahan Aluminium agar Tahan Lama dan Bebas Bau

  • Setelah dingin, bersihkan sisa minyak dengan handuk dan wajan siap digunakan.

Mengulangi proses ini akan memastikan wajan antilengket bertahan lebih lama, tetapi tidak ada aturan seberapa sering harus melakukannya.

Beberapa merek merekomendasikan membumbui peralatan masak antilengket setiap bulan, sementara yang lain mengatakan setiap enam bulan sekali.

Secara umum, jika mulai memperhatikan peralatan masak antilengket tidak lagi antilengket seperti sebelumnya, sudah waktunya untuk membumbui kembali. 

Jika memiliki lemari penuh barang antilengket yang belum pernah Anda bumbui, cobalah membumbuinya segera meski telah beberapa kali digunakan.

Ini lebih baik daripada tidak pernah membumbuinya sama sekali.

Namun, jika peralatan masaksudah melewati masa pakainya alias bengkok atau tertutup goresan yang signifikan, artinya sudah tidak lagi aman digunakan.

Sebaiknya, tidak lagi menggunakannya dan mengganti dengan panci atau wajan antilengket yang baru. 

(*)

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved