BATAM TERKINI
Harga Telur dan Daging Ayam di Batam Belum Turun Sejak Natal Tahun Baru
Berbeda dengan telur dan daging ayam di Batam, harga cabai malah terpantau turun di pasar tradisional setelah Natal Tahun Baru.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Harga telur dan daging ayam di Batam terpantau belum juga turun setelah Natal dan Tahun Baru.
Masih tingginya harga telur dan daging ayam di Batam setelah Natal dan Tahun Baru terlihat di Pasar Mega Legenda Batam Center.
Harga telur ayam dijual dengan harga Rp 58 ribu per papan.
Harga ini sudah berlaku sebulan sebelum Natal Tahun Baru.
"Harganya belum turun sampai sekarang," ujar Pemilik Toko Aras Pasar Mega Mega Legenda Batam Center, Yanto kepada TribunBatam.id, Selasa (10/1/2023).
Sebelum kenaikan harga, komoditas telur ayam dijual dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 52 ribu per papan.
Sementara harga telur ayam per pack (isi 10 butir) saat ini dijual dengan harga Rp 21 ribu.
"Telur ayamnya di datangkan dari Medan sejauh ini stoknya masih lancar-lancar saja," katanya.
Yanto menuturkan kenaikan harga ini tidak berdampak kepada daya beli masyarakat.
Lantaran komoditas telur ayam masih termasuk salah satu kebutuhan pokok.
Tak hanya itu, komoditas daging ayam ras juga belum mengalami penurunan. Dijual dengan harga Rp 40 ribu perkilogram.
"Dari sebelum Natal sampai sekarang harga daging ayam segar masih Rp 40 ribu. Padahal sebelumnya dijual dengan harga Rp 35 ribu hingga Rp 38 ribu perkilo," ujar Pedagang Daging Ayam Ras di Pasar Mega Legenda Batam Center, Laila.
Lantas bagaimana dengan komoditas cabai merah?
Harga cabai merah turun dari harga Rp 60 ribu per kilogram menjadi Rp 58 ribu per kilogram atau tiga persen pasca momen Tahun Baru 2023.
"Sudah seminggu ini harga cabai merah turun jadi Rp58 ribu per kg, sebelumnya sampai Rp60 ribu, ada sedikit penurunan," kata pedagang sayur mayur di Pasar Mega Legenda, Rio di Batam.
Rio menambahkan untuk cabai rawit jawa (setan) mengalami kenaikan harga menjadi Rp70 ribu per kg, yang sebelum pada kisaran Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per Kg.
Ia menyebutkan cabai yang dijualnya berasal dari Pulau Jawa dan Medan.
"Cabai yang ada ini dari Jawa dan Medan, dan dibawanya naik pesawat makanya mahal pas sudah sampai sini," ujar Rio.
Hal senada juga dirasakan Rina, pedagang sayur mayur di Pasar Mega Legenda Batam.
Ia menyampaikan pasokan cabai merah di Batam aman dan tercukupi.
"Harga cabai merah naik waktu jelang Natal dan Tahun Baru. Tidak cuma cabai merah, semua jenis cabai rata-rata pada naik harganya," katanya.
Harga cabai merah dilapak Riri yaitu Rp57 ribu per kg, yang sebelumnya Rp60 ribu per kg.
Sementara untuk cabai rawit jawa (setan) sedikit mengalami kenaikan dari Rp 45 ribu per kg menjadi Rp 72 ribu per kg.
"Syukurlah sekarang cabai merah udah mulai turun harganya, sudah beberapa hari ini turun," ujar Rina.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Harga-telur-dan-daging-ayam-di-Batam-setelah-Natal-Tahun-Baru.jpg)