Sabtu, 2 Mei 2026

NATUNA TERKINI

Kapal Kargo Malaysia Diduga Hilang di Laut Natuna, Basarnas Kerahkan Alat Pemantau

Sebuah kapal kargo asal Malaysia diduga hilang di laut Natuna sejak 5 Januari 2023 lalu. Kini Basarnas Natuna ikut terjun melakukan pencarian.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Natuna turut mencari keberadaan kapal Dai Cat 06 berbendera Malaysia yang dikabarkan hilang kontak di wilayah Perairan Serasan, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) sejak 5 Januari lalu. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Natuna turut mencari keberadaan kapal Dai Cat 06 berbendera Malaysia yang dikabarkan hilang kontak di wilayah Perairan Serasan, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) sejak 5 Januari lalu.

Kepala Kantor KPP Natuna, Mexianus Beoabel saat melepas kepergian Tim SAR Gaburan Basarnas menjelaskan, kapal Dai Cat itu terdapat 5 orang ABK.

Dua di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI) dan sisanya Warga Negara Asing Malaysia.

"Kemarin pagi kami sudah menerjunkan 1 tim rescue dan hari ini kita kirim lagi tim yang lain," katanya saat melepas Tim SAR Gabungan di atas Kapal KN SAR Sasikirana 245, Kamis (12/1/2023).

Kapal berbendera Malaysia, MV DAI CAT 06 pengangkut Tiang Failing tersebut diduga hilang kontak di wilayah perairan Serasan, Natuna.

Dalam hal ini Kantor SAR Natuna menerima email Distress Alert pada 8 Januari 2023 pukul 09.08 WIB dan telah berkordinasi dengan Kansar Pontianak.

Dari hasil koordinasi tersebut, dilakukan pemantauan ke Lokasi Distress alert (Sinyal Marabahaya) pada Koordinat 01 32.8 N 108 27.1 E oleh Kansar Pontianak dengan menggunakan RIB Pos SAR SINTETE.

Baca juga: Pencarian Nelayan Karimun Hilang di Natuna Belum Membuahkan Hasil

Saat dicari menggunakan alat kelengkapan alat pendeteksi distress Alert yaitu Direction Finder, hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Kapal maupun benda benda mencurigakan.

Namun hingga Senin 9 Januari 2023 pancaran terkahir muncul pukul 15.26 WIB pada kordinat 01 31.7N 108 33.3E.

Mexi mengatakan, MV Dai Cat 06 berbendera Malaysia sebelumnya berangkat dari Lumut (Malaysia) menuju Kuching (Malaysia) sejak 23 Desember 2022 dengan estimasi tiba pada 31 Desember 2022.

"Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna (Kansar Natuna) telah berkordinasi dengan Kansar Pontianak, Kansar Pangkal Pinang, Lanal Ranai, Polairud Ranai, BMKG Ranai, SROP Sintete, Unit Siaga SAR Serasan guna memapelkan berita Distress alert yang diterima Kantor SAR Natuna kepada seluruh unsur terkait," katanya.

Selain itu, upaya ko0rdinasi juga telah dibangun kepada MRCC Putra Jaya, MRSC Serawak serta Agen Kapal yang ada di Serawak Malaysia maupun lumut yang merupakan Pelabuhan awal MV Dai Cat 06.

"Pada hari ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna menggerakkan Rigid Inflatable Boat (RIB 03 Natuna) menuju Pulau Serasan guna melakukan upaya Pencarian di Lokasi Pancaran terkahir Distress Alert," terangnya.

Mexi menerangkan, upaya Pemantauan Kansar Natuna juga mendapat tiga dukungan Alut lainya yaitu KRI Karontang dan KRI Sembilang melalui Danlanal Ranai serta Rercue Boat (RB 214 Pontianak) milik Kansar Pontianak.

"Selain itu juga akan dilakukan pemantauan melalui udara, rencananya akan didukung dengan Pesawat Patroli milik PSDKP Dirjen Kelautan dan Perikanan," kata Mexi. (TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved