Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

NGAKU Dendam, Seorang Pria di Anambas Hajar Isteri hingga Pingsan Lalu Dibuang ke Jurang

Mengaku dendam dan sakit hati, seorang suami di Anambas tega menganiaya istrinya hingga pingsan dan harus dirawat intensif di rumah sakit.

TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak
Kapolres Kepulauan Anambas, Syafrudin Semidang Sakti pimpin gelar kasus KDRT di halaman Polres Anambas, Kamis (12/1/2023) 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Seorang pria berinisial KWH (31) di Kabupaten Kepulauan Anambas ditangkap polisi karena menganiaya isterinya hingga tak sadarkan diri.

Bahkan aksi kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan pelaku membuat isterinya RH mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit.

Kepada polisi, pelaku mengaku menganiaya korban lantaran sakit hati dan dendam karena korban tidak mau terbuka dalam urusan rumah tangga.

Hal itu terungkap saat Polres Kepualauan Anambas menggelar konferensi pers, Kamis (12/1/2023) di halaman Polres Anambas.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Syafrudin Semidang Sakti saat memimpin gelar kasus mengatakan, hubungan pasangan suami istri ini sudah tak lagi harmonis dan sering mengalami cekcok.

"Mereka sudah tak lagi serumah karena sering bertengkar," ucapnya.

Dorongan rasa dendam pelaku didasari sikap acuh dan cueknya korban serta melebih-lebihkan cerita kepada orang lain terkait permasalahan rumah tangga mereka.

Baca juga: SEORANG ABG di Anambas 24 Kali Dirudapaksa Ayah Tiri dan Dilecehkan Kakek Kandung

Syafrudin menjelaskan, kronologis itu bermula pada Senin (5/1/2023) saat pelaku mendatangi kos-kosan korban dan mengajaknya jalan-jalan ke wisata Air Terjun Temburun.

Sesampainya di sana, KWH mengajak RH masuk ke hutan untuk membahas persoalan rumah tangga mereka yang tak lagi harmonis.

Di tengah perbincangan, KWH tiba-tiba tersulut emosi dan langsung mencekik leher RH.

Tak sampai di situ, KWH juga mengambil batu dan memukul wajah dan kepala korban hingga tak sadarkan diri.

Pelaku juga mengikat tangan dan kaki korban dengan menggunakan lakban hitam lalu mendorong korban ke jurang yang tidak jauh dari sekitaran hutan.

Bahkan pelaku KHW juga mengambil tas milik isterinya yang berisi handphone, kartu BPJS dan buku nikah lalu kabur.

"Saat itu pelaku meninggalkan korban dalam keadaan pingsan dengan kondisi tangan terikat lakban dan berlumuran darah," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved