Breaking News:

BATAM TERKINI

DAFTAR 11 Rumah Sakit hingga Puskesmas di Batam Miliki Alat Tes Cepat Deteksi TBC

Saat ini, 11 fasilitas kesehatan mulai rumah sakit hingga puskesmas di Batam telah memiliki tes cepat molekuler untuk mendeteksi TBC. Cek daftarnya.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Kepala Dinas Kesehatan Batam, dr Didi Kusmajardi mengatakan, saat ini, sebanyak 11 fasilitas kesehatan di Kota Batam Provinsi Kepri memiliki alat Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk mendeteksi Tuberkulosis (TBC).  

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 11 fasilitas kesehatan di Kota Batam Provinsi Kepri memiliki alat Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk mendeteksi Tuberkulosis (TBC). 

Adapun 11 faskes di antaranya RSUD Embung Fatimah, RS BP Batam, RS Budi Kemulian, RS Elisabeth Batam Kota, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL), Puskesmas Baloi Permai, Puskesmas Mentarau, Puskesmas Sambau, dan Puskesmas Tanjung Sengkuang. 

"Alat itu yang disupport Kemenkes dan itu tergantung lokus kita," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, Selasa (17/1/2023).

Diakuinya tidak semua fasilitas kesehatan di daerah setempat memiliki alat TCM tersebut.

Alat TCM juga dapat mendeteksi terkait alergi obat terhadap pengidap TBC.

Baca juga: Dinas Kesehatan Temukan 58 Kasus TBC di Batam pada Awal 2023, Ini Gejala Awalnya

"Misalnya kita ada memberikan Rifampicin antibiotik untuk TB, itu keliatan apakah pasien alergi itu atau tidak," katanya.

Didi menuturkan seorang yang dinyatakan positif TBC akan melalui masa pengobatan dengan meminum obat selama 6 bulan secara rutin dan tidak boleh ada yang terlewatkan. 

"Waktu 6 bulan dengan minum obat untuk bebas TBC. Kita berkomitmen saat memberikan obat, jangan sampai satu hari terlambat. Kalau pasien lupa meminum obat, maka harus mengulang lagi dari awal, dan itu butuh waktu hingga 9 bulan," katanya.

Namun, kata dia, apabila sudah tidak ampuh minum obat, maka disuntik. Dan itu sesuai dengan instruksi dari dokter yang menangani juga.

Beberapa waktu yang lalu sebanyak 58 kasus TBC yang ditemukan di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri pada awal 2023.

Saat ini 58 kasus tersebut tengah dalam proses pengobatan dengan cara meminum obat. 

Berdasarkan arahan dari Kementerian Kesehatan RI dalam percepatan dukungan Indonesia dalam mengeliminasi TBC tahun 2030, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam terus melakukan pemeriksaan TBC dan proses pengobatannya. 

Pihaknya juga telah melakukan pengecekan terhadap 407 orang yang terduga TBC karena berkontak erat dengan pengidam TBC. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved