BATAM TERKINI
5.993 Pengendara Tukar Brizzi ke Fuel Card Agar Bisa Beli Solar di Batam
5.993 pengendara pemegang kartu Brizzi sudah mulai menukarkan kartu mereka ke Fuel Card agar bisa digunakan untuk membeli solar subsidi.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama Bank Bukopin masih melakukan penukaran kartu Brizzi ke Fuel Card 3.0 untuk membeli BBM solar subsidi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Hingga Kamis (19/1/2023) sudah sebanyak 5.993 pengendara yang mengurus penukaran Brizzi ke Fuel Card.
"Sekarang kita sedang masa peralihan kartu Brizzi ke Fuel Card," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau, Kamis (19/1/2023).
Diakuinya Fuel Card ini sudah mulai diberlakukan sejak 16 Januari 2023 lalu.
Sehingga kartu Brizzi yang lama, sudah tidak bisa digunakan lagi dalam pembelian solar subsidi di Kota Batam.
"Nah bagi yang sudah mengurus Brizzi ke Fuel Card dan sedang menunggu kartunya keluar, pengendara tetap bisa membeli solar dengan menunjukkan buktinya ke petugas yang ada di SPBU," katanya.
Gustian melanjutkan, pihaknya sudah menurunkan petugas ke setiap SPBU di Kota Batam untuk mengawasi pembelian solar subsidi. Sehingga bagi pengendara yang masih menggunakan kartu Brizzi tidak bisa lagi membeli solar.
Penukaran ini sebenarnya sudah dibuka dari November hingga Desember 2022 lalu di seluruh SPBU Kota Batam dan Kantor Disperindag Kota Batam.
Baca juga: Mulai Hari Ini, 16 Januari 2023, Beli Solar di Batam Wajib Pakai Fuel Card 3.0
Namun sayangnya tidak banyak masyarakat yang menukarkan di waktu yang sudah diberikan.
Dari target 6.500 Fuel Card yang ditukar, sayangnya waktu itu hanya 1.800 orang saja yang menukar.
"Waktu November ke Desember kemarin hanya 1.800 saja yang menukarkan Brizzi ke Fuel Card. Padahal kita sudah umumkan di media, medsos dan lainnya.
Begitu kita batasi 16 Januari kita aktifkan Fuel Card, baru banyak yang mendaftar," kata Gustian.
Demi memudahkan masyarakat Kota Batam, cara mendaftar Fuel Card ini bisa secara online.
Hanya saja cek fisik kendaraan perlu dilakukan, lantaran ada beberapa yang mengurus Fuel Card tapi kendaraannya tidak ada.
"Kalau mobilnya ada, administrasinya lengkap, tak masalah. Tapi kalau mobil gak ada, tapi punya kartu inilah yang menjadi masalah dan tidak berhak menggunakan Fuel Card," tegasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS, Sopir Truk dan Bus Blokade Jalan Tembesi Batam, Lalu Lintas Lumpuh
Adapun persyaratan yang harus dilengkapi, yaitu, STNK mobil, foto mobil kiri kanan, kartu yang lama, kalau perusahaan pakai NIP, kalau pribadi pakai identitas pribadi dan buka rekening di Bank Bukopin.
Transaksi Fuel Card ini hanya khusus solar dan pembayarannya juga metode gesek dari kartu tersebut.
"Pembayarannya kayak model ATM," katanya.
Gustian menegaskan keunggulan Fuel Card ini memiliki chip, hologram dan pin. Fuel Card ini tidak bisa ditiru dan memiliki asuransi juga bagi si pemilik kendaraan.
Sehingga Fuel Card tidak bisa disalahgunakan oleh oknum tertentu. Satu kendaraan hanya bisa memiliki satu Fuel Card saja. Ia berharap dengan adanya metode ini, kuota solar subsidi di Kota Batam dapat terpenuhi dan tepat sasaran.
"Kartu Brizzi yang lama tidak ada chip, hologramnya dan pin sehingga bisa dicetak di beberapa tempat. Bahkan ada pula diperjualbelika di Facebook. Satu kendaraan bisa memiliki sepuluh kartu Brizzi. Hal ini yang membuat kuota solar tak cukup selama ini," paparnya.
Ia menambahkan di Indonesia, baru Kota Batam yang menerapkan metode Fuel Card ini. Wilayah yang mengikuti Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Gustian juga memaparkan pembelian Bio Solar dibagi dalam 5 kategori. Diantaranya kategori pertama untuk kendaraan roda empat pribadi dengan pengisian maksimal 25 liter perhari.
Kategori 2, mobil roda empat jenis angkut barang maksimal 30 liter, mobil roda 4 jenis angkut orang maksimal 40 liter. Kemudian mobil angkut barang roda 6 maksimal 50 liter, dan mobil angkut orang roda 6 dengan maksimal 80 liter perhari.
"Dulunya kan pembelian solar disama ratakan 30 liter, namun banyak yang protes karena merasa tak adil. Jadi berdasarkan Perwakilan yang terbit Oktober 2022 lalu, pengisian solar dibagi berdasarkan jenis kendaraan," tutur mantan Kepala Badan PTSP Kota Batam.
Ia juga mengimbau bagi pemilik kartu Brizzi atau kendaraan solar yang belum mendaftar, agar segera mendaftar. Pihaknya membuka posko pengaduan di lantai 1 Gedung Bersama Pemko Batam. Posko pengaduan itu dibuka hingga 31 Januari mendatang.
Sementara itu, Seorang pemilik kendaraan, Jefri menilai, pengurusan kartu Fuel Card memang sedikit lebih rumit dibandingkan pengurus kartu Brizzi. Hal ini diungkapkan saat dirinya sedang mengurus di Gedung Bersama Kota Batam, Kepulauan Riau.
Akan tetapi menurutnya, dengan sistem tersebut, Fuel Card akan lebih mampu mencegah kecurangan pembelian solar dan pengawasan terhadap BBM bersubsidi itu.
"Agak rumit karena harus cek fisik. Dengan ini kemungkinan bisa lebih tepat. Namun tak menutup kemungkinan tetap ada kecurangan," ujarnya.
Ia berharap, sistem pengurusan Fuel Card itu dapat lebih dipermudah agar masyarakat tidak perlu berulang kali datang untuk mengurus kartu tersebut.
Beberapa waktu lalu diberitakan, Fuel Card memiliki keamanan ganda karena memakai chip dan juga strip di masing-masing kartunya. Fungsi Fuel Card, juga hanya satu yakni khusus untuk pembelian Bio Solar.
"Jadi Fuel Card ini tak bisa digunakan untuk apapun. Memang kami khusus kan untuk pembelian Bio solar, sehingga kegunaanya juga jelas, dan untuk menghindari adanya " Permainan", karena sudah terkunci," kata Branch manager Bukopin Batam center, Saprion susanto
Ia mengatakan Fuel Card 3.0 Bukopin memiliki 3 pengamanan.
Yakni satu kartu untuk satu nomor rekening, transaksi menggunakan pin, setiap kartu menggunakan penomoran khusus berdasarkan kategori pengisian.
"Setiap transaksi wajib menggunakan pin, pengamananya juga terjamin karena menggunakan chip dan strip, jadi meminimalisir pemalsuan juga. Setiap kartu juga hanya bisa mengisi sesuai penomoran, berdasarkan kategori kendaraan. Jadi pembelian tak bisa melebihi dari jenis kartu, misalnya jenis kartu 30 liter, hanya bisa beli 30 liter,karena aksesnya akan langsung terkunci," paparnya.
Di sisi lain, Saprion mengaku banyak pemilik kartu kuning yang ditolak untuk mendapatkan kartu Fuel Card 3.0. Alasannya, mereka tidak melakukan daftar ulang sesuai syarat utama mendapatkan kartu.
"Mungkin banyak yang nilai, buka rekening bisa langsung dapat Fuel Card 3.0, padahal tidak. Padahal harus melewati syarat utama, yakni daftar ulang di website yang telah disiapkan dan mendapat Acc. Karena kami hanya sebagai alat pembayaran.Untuk buka rekening bisa, tapi tidak untuk mendapatkan kartu fuel card, karena ada syaratnya," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/19012023fuel-card-30.jpg)