Breaking News:

BERITA VIRAL

Ngemis Online Viral di Medsos, Kabareskrim Minta Anggota Tak Ragu Tindak Tegas

Kabaresrim bereaksi terkait ngemis online yang akhir-akhir ini viral di medsos. Ia memerintahkan anggotanya untuk tidak ragu bertindak.

Reza Deni/Tribunnews.com
Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto meminta anggotanya tidak ragu menindak hal yang meresahkan masyarakat, termasuk fenomena Ngemis Online. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Fenomena Ngemis Online viral di medsos hingga Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto bereaksi.

Ia memerintahkan anggotanya agar sejumlah kasus yang meresahkan masyarakat, termasuk Ngemis Online untuk terus dimonitor.

Agus juga meminta Disbiber Mabes Polri untuk tidak ragu dalam menindak hal yang meresahkan masyarakat, termasuk mencederai rasa keadilan masyarakat.

Fenomena Ngemis Online dengan cara live di TikTok sedang ramai menjadi pembahasan warganet.

Hal itu karena sejumlah orang yang mengaku kreator melakukan siaran langsung atau live di TikTok dengan melakukan kegiatan ekstrem atau tak wajar.

Baca juga: VIRAL Kakek di Sragen Beli Mobil Daihatsu Sigra Tunai, Sempat Dikira Pengemis

Mereka memanfaatkan fitur 'gift' yang ada di TikTok dan berharap bisa mendapatkan gift atau hadiah dengan jumlah banyak dari penonton dan kemudian menukarnya dengan uang.

Beberapa konten yang banyak disoroti warganet adalah live di TikTok dengan cara berendam di air hingga mandi lumpur.

Fenomena 'mengemis online' dengan cara-cara tersebut tidak hanya dilakukan satu orang, namun juga sejumlah orang.

Bahkan juga orang tua atau lansia.

"Saya sudah minta Pak Dirsiber (Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar) untuk terus memonitor mana yang kira-kira meresahkan masyarakat, mencederai rasa keadilan masyarakat, tindak saja enggak usah ragu-ragu," ucap Agus di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, Polri memiliki kewajiban untuk menindaklanjuti setiap hal yang meresahkan masyarakat.

Baca juga: Sempat Dikira Pengemis, Seorang Kakek Bawa Karung Berisi Uang Ratusan Juta

Termasuk untuk fenomena ngemis online yang belakangan terjadi.

Nantinya jika memang ditemukan unsur pidana dalam suatu kejadian yang meresahkan, maka Polri akan memproses hukum hal tersebut.

“Segala sesuatu yang sifatnya meresahkan masyarakat, itu merupakan tugas pokok Polri untuk menindaklanjuti. Pasti ada upaya-upaya. Iya bila ada tindak pidananya kewajiban bagi kita untuk menindaklanjut,” ungkap Ramadhan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved