BINTAN TERKINI
CUACA BURUK, Kompetisi Kapal Layar Bintan Regatta Dibatalkan
Akibat cuaca buruk, panita kompetisi kapal layar Bintan Regatta membatalkan pelaksanaan even wisata yang seharusnya digelar MInggu (29/1/2023).
Penulis: Alfandi Simamora |
BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Bintan belakangan ini sedang dilanda cuaca ekstrem. Akibatnya, kegiatan kompetisi kapal layar (Bintan Regatta) yang direncanakan digelar Minggu (29/1/2023) di Kawasan perairan Lagoi Bay, Kabupaten Bintan batal dilaksanakan.
Hal itu dikarenakan kondisi cuaca beberapa hari belakangan ini cukup ekstrem yang mengakibat gelombang tinggi di perairan Kawasan Lagoi Bay, Bintan.
Group General Manager PT. Bintan Resort Cakrawala, Abdul menuturkan, bahwa Bintan Regatta merupakan kegiatan kompetisi perahu layar yang mengabungkan unsur kompetisi bidang bahari yang tujuannya untuk menyalurkan hoby sembari berekreasi.
Kompetisi Bintan Regatta ini merupakan yang pertama kali digelar di Kabupaten Bintan, khususnya di Kawasan Lagoi Bay, Kabupaten Bintan.
Bintan Regatta ini rencananya akan digelar setiap tahunnya, dan masuk dalam Ivent tahunan di Kawasan wisata Lagoi Bintan.
Kegiatan kompetisi kapal layar ini merupakan Ivent yang dicetuskan Bintan Resort Cakrawala (BRC) yang bekerjasama dengan Changi Sailing Club atau Asosiasi Kapal Layar di Singapura.
Lomba Kapal layar ini juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Kabupaten Bintan dan Provinsi Kepri.
Ada 10 kapal layar yang datang dari beberapa Negara. Namun, yang akan mengikuti lomba kapal layar di Kawasan perairan Lagoi Bay hanya ada 6 kapal layar dengan Nahkoda serta awak kapal dari 12 Negara.
Seperti dari Jerman, Australia, Inggris, Belanda, Amerika, Prancis, Portugis, Lithuania, Selandia Baru, Myanmar, Hongkong, serta Singapura.
"Jadi masing-masing kapal layar memiliki empat hingga delapan orang awak kapal," katanya, Minggu (29/1/2023).
Namun karena kondisi cuaca yang ekstrem dan gelombang yang tinggi, untuk mengantisipasi keselamatan para peserta tourist luar negeri, kompetisi kapal layar atau Bintan Regatta ini dibatalkan.
Pembatalan kompetisi kapal layar ini dilakukan setelah BRC bersama Changi Sailing Club Singapura berkordinasi dengan Basarnas Tanjungpinang, Satpolair Bintan, Angkatan Laut dan Syahbandar.
Dari hasil kordinasi, untuk sementara cuaca masih ekstrem dan gelombang masih tinggi.
Demi mempertimbangkan keselamatan peserta, sehingga kompetisi kapal layar atau Bintan Regatta ini dibatalkan.
Namun, tidak menutup kemungkinan kegiatan ini bakal dilakukan pada bulan November dan Desember 2023 nanti, apabila kondisi cuaca mendukung.
"Kita selaku penyelenggara mengikuti saran dan masukan dari otoritas kelautan. Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan terlaksananya kompetisi ini yang membuat nama baik bintan tidak baik, meskipun ini merupakan ivent perdana," terangnya.
Meskipun demikian, dengan datangnya peserta dari beberapa Negara ini mulai dari beberapa hari lalu, setidaknya hunian kamar di sejumlah Resort yang ada di Kawasan Lagoi terisi.
Kedatangan sejumlah tourist dari 12 Negara ini di Kabupaten Bintan ini juga menandakan bahwa Kabupaten Bintan sudah siap dikunjungi Wisatawan Mancanegera.
"Bahkan, dengan kedatangan peserta dari 12 Negara ini secara tidak langsung menjadi Ambasador untuk mempromosikan Kawasan Lagoi Bintan kepada kerabat dan saudaranya di Negara asalnya bahwa bintan memiliki wisata bahari," ungkapnya.
Abdul Wahab juga menambahkan, bahwa pada tanggal 11 Februari 2023 nanti kapal pesiar juga akan bersandar di Kawasan Lagoi Bintan.
"Ini merupakan pertanda bagi kami bahwa Tourist Mancanegara sudah mulai berdatangan ke bintan, khususnya di Kawasan Lagoi Bintan," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/30012023kapal-layar-bintan-regatta.jpg)