Sabtu, 25 April 2026

KARIMUN TERKINI

GRATIS, Pelatihan Welder Bagi Pemuda Tempatan Karimun, Target Bisa Kerja di Batam

Pemuda tempatan di Karimun mendapat pelatihan welder gratis sebagai upaya meningkatkan skill bagi SDM di Karimun agar bisa siap kerja.

Penulis: Yeni Hartati |
TRIBUNBATAM.id/YENI HARTATI
Yayasan Seniman Api menggelar pelatihan welder pemuda tempatan Karimun. Lulusan pelatihan ini diharapkan bisa bekerja di perusahaan besar baik di Karimun maupun Batam. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Yayasan Seniman Api Indonesia (YSAI) menggelar pelatihan welder bagi pemuda tempatan asal Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Ketua Trainer YSAI Benny Aryan mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan tanpa dipungut biaya apapun atau gratis di Gedung Workshop SMK Negeri 1 Karimun.

"Sebanyak 20 peserta yang merupakan pemuda Karimun, tujuan pelatihan ini guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi anak tempatan," ujar Beny Aryan.

Beny menilai, pelatihan yang sengaja dibuat bagi anak tempatan ini diyakini bisa membat mereka maju dan bisa berkompetensi dalam bidang pengelasan di dunia industri.

"Kami berupaya untuk meningkatkan skil SDM dengan cara melatih anak-anak Karimun, sehingga mereka bisa ikut bekerja di perusahaan besar yang ada di Karimun," ujarnya.

Beny berharap, para peserta nantinya dapat bekerja di sebuah perusahaan besar di Kota Batam yang siap menampung dengan berbekal skill dari kegiatan pelatihan gratis tersebut.

Baca juga: BANYAK Proyek Tapi Susah Cari Welder dan Fitter, Pengusaha Surati Gubernur Kepri

"Seluruh peserta pelatihan ini sudah dijamin bekerja, karena sudah ada perusahaan yang siap menampung," ujarnya.

Adapun anggaran yang digunakan dalam pelatihan tersebut bersumber bantuan dari Gubernur Kepri Ansar Ahmad serta anggaran swadaya para pengurus Seniman Api Kabupaten Karimun.

Dengan begitu, pihaknya hanya membuka kouta pendaftaran peserta pelatihan hanya 20 orang.

Hal itu disebabkan kurangnya peralatan mesin yang hanya terbatas.

"Sebetulnya banyak yang mau ikut pelatihan ini, kalau kita kumpulkan bisa 200 orang yang berebut ikut. Tapi biaya pengeluarannya guna peralatan sangat besar dalam sekali pertemuan. Sehingga pelatihaan dilakukan dengan peserta sedikit namun tidak menghilangkan ilmunya," ujarnya.

Sementara, Instruktur Seniman Api Rahman menambahkan, tujuan lain digelarnya pelatihan untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Karimun.

"Pelatihan yang kami laksanakan tujuannya untuk mengurangi angka pengangguran. Dengan harapan agar para pemuda Kabupaten Karimun mudah mendapatkan pekerjaan yang terjamin," ujar Rahman.

Dengan begitu, pihaknya telah mencatat sebanyak 300 orang telah lulus pelatihan yang digelar Seniman Api selama kurung waktu satu tahun.

"Melihat perkembangan dari seluruh peserta, mereka sudah layak pakai dan paham cara pengelasan sehingga menghasilkan yang cukup baik," ujarnya.

"Standar pengelasan yang kita ajarkan itu juga sudah sesuai, bagi mereka untuk bisa mengikuti tes di perusahaaan-perusahaan tertentu dan diyakini bisa diterima," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)  

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved