LINGGA TERKINI
Banjir Rob di Lingga, Warga Desa Sungai Buluh Prediksi Air Makin Tinggi Hari Ini
Warga Kampung Suak Rasau, Desa Sungai Buluh yang terdampak banjir rob di Lingga memprediksi ketinggian air makin tinggi hari ini, Rabu.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Warga Kampung Suak Rasau, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat menjadi korban banjir rob di Lingga.
Mereka memprediksi ketinggian banjir rob di Lingga hari ini, Rabu (22/2/2023) bakal lebih tinggi dari hari sebelumnya.
Terhitung mulai Senin (20/2/2023), permukiman rumah warga di kampung ini sudah dimasuki banjir rob di Lingga.
Belasan rumah warga terendam akibat banjir rob di Lingga, meski tidak belum berdampak buruk pada rumah mereka.
"Biasanya hanya sekali terjadi di awal tahun, ini sampai dua kali pasang besar dengan hari ini, airnya mengalir kencang masuk halaman," kata seorang warga, Sari kepada TribunBatam.id.
Bahkan salah satu penghuni rumah, tampak telah mempersiapkan mengangkat perabotan di dalam, untuk mewanti-wanti air bakal naik ke rumah mereka.
"Kemarin Januari akhir masuk sampai dalam rumah, jangan sampai masuk lagi. Tapi bisa jadi besok banjir lebih tinggi lagi, karena ini baru dua hari, biasanya tiga hari," kata warga lain, Bas.
Puluhan siswa TPQ di Desa Sungai Buluh pun tampak melintasi banjir tersebut ketika ingin berangkat.
Mereka terpaksa menyingsingkan celana mereka, untuk mengarungi ari yang mencapai betis hingga lutut mereka.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG sebelumnya sudah memberikan peringatan, akan potensi banjir rob di wilayah pesisir Kepri, yang terjadi pada 15-25 Februari mendatang.
Peringatan itu juga tertuju di wilayah pesisir Kabupaten Lingga.
Fenomena air laut pasang tinggi ini bakal berpotensi menggenangi pemukiman warga di empat wilayah pesisir Lingga, yakni pesisir Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang, Selayar dan wilayah pesisir sekitarnya.
BMKG menyebutkan, bahwa naiknya air laut juga diperparah dengan potensi adanya hujan dengan curah tinggi.
"Fenomena ini juga dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, maupun kegiatan bongkar muat di pelabuhan," kata Kepala BMKG Dabo Singkep, Sahat Mauli Pasaribu.
Sahat juga memberikan peringatan terhadap warga, agar waspada potensi gelombang laut tinggi di perairain Lingga yang mencapai 0,50 hingga 2,50 meter pada Rabu besok.(TribunBatam.id/Febriyuanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Banjir-Rob-di-Lingga-Kepri-awal-tahun-2023.jpg)